SEMARANG, Jowonews.com – Pemerintah Kota Semarang masih menunggu bantuan yang dijanjikan pemerintah pusat senilai Rp100 miliar untuk membantu penguatan bangunan cagar budaya Pasar Johar.

“Pemerintah pusat pernah menjanjikan bantuan Rp100 miliar untuk penguatan bangunan cagar budaya Pasar Johar,” kata Sekretaris Dinas Penataan Ruang Kota Semarang M. Irwansyah di Semarang, Senin (17/4).

Akan tetapi, menurut dia, sampai saat ini tidak kunjung cair dan belum ada kejelasan kapan bisa dicairkan. Kemungkinan belum mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Dari Pemkot Semarang, kata dia, hanya mengalokasikan anggaran sekitar Rp50 miliar untuk penguatan bangunan Pasar Johar yang termasuk cagar budaya.

Menurut dia, proyek penguatan bangunan cagar budaya Pasar Johar segera dimasukkan dalam lelang bulan ini sehingga bulan depan sudah bisa dimulai dan ditargetkan rampung tahun ini.

“Apabila anggaran pusat tak cair, kami akan memaksimalkan anggaran yang sudah dialokasikan kota. Penguatan akan dilakukan di bangunan lama sisi utara, tengah, dan selatan,” katanya.

Ia menjelaskan penguatan bangunan lama yang merupakan cagar budaya itu diperlukan agar tidak rusak saat pembangunan bangunan baru di sisi selatan, termasuk pemasangan tiang pancang.

“Pemasangan tiang-ting pancang di bangunan baru dikhawatirkan membuat bangunan di sekitarny ikut bergetar, terutama bangunan lama Pasar Johar. Makanya, perlu kami perkuat,” katanya.

Untuk tahap kedua revitalisasi Pasar Johar, kata dia, baru dimulai 2018-2019 yang diperkirakan menghabiskan Rp785 miliar, dengan rincian Rp400 miliar untuk pembangunan cagar budaya dan sisanya bangunan baru.

“Anggarannya juga dari pemerintah pusat. Kami berupaya anggaran ini cair tepat waktu dengan komunikasi yang terus dilakukan,” kata Irwansyah. (jwn5/ant)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY