foto : timlo.net

SOLO, Jowonews.com – TNI Angkatan Udara bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret Surakarta mendirikan SMA unggulan Pradita Dirgantara di Desa Ngesrep Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

Kerja sama penyelenggaraan pendidikan tersebut ditandai dengan penandatanganan Piagam Kerja Sama oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS di Gedung Pusat UNS di Solo, Senin (17/4).

Menurut Ravik piagam kerja sama tersebut dilakukan dalam rangka mensinergikan dan memanfaatkan sumber daya manusia (SDM) serta fasilitas sarana prasarana yang dimiliki TNI AU dan UNS.

“Kita sepakat melakukan kerja sama mengenai penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan, meliputi kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Ravik.

Selain itu, lanjut Ravik, juga pengembangan sekolah unggulan sebagai sekolah laboratorium, pengembangan kualitas SDM dan kegiatan lainnya dalam bidang pendidikan.

Acara juga dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pembina Yayasan Ardhya Garini (Yasarini), Nanny Hadi Tjahjanto dengan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS Prof Dr Joko Nurkamto.

Menurut Joko sebagai salah satu langkah konkret, kerja sama akan diwujudkan dalam pendirian SMA Pradita Dirgantara, yang peletakan batu pertamanya pembangunannya akan dilakukan Senin ini berlokasi di depan Bandara Adi Soemarmo Boyolali.

“Kita akan membentuk tim bersama guna menyusun persyaratan izin pendirian sekolah, perencanaan fasilitas, penyiapan sumber daya manusia dan kurikulumnya,” kata Joko.

Menurut Joko, dalam pendirian SMA tersebut, selain dengan TNI AU dan UNS, penggagas juga berkoordinasi dengan Direktorat Pembinaan SMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

“Ada tiga pihak, TNI AU menyiapkan lahan dan prasarana, Kemendikbud membantu untuk bangunan ruang belajarnya, dan FKIP UNS menyiapkan model pendidikan, termasuk guru, kurikulumnya. Sekolah itu, akan dijadikan sebagai SMA Unggulan dan Laboratorium sekolah,” katanya.

Joko Nurkamto mengatakan SMA tersebut direncanakan menggunaakan sistem boarding school dilengkapi dengan berbagai fasilitas pembelajaran terpadu seperti perpustakaan digital, laboratorium, asrama, tempat ibadah, serta “sport center”.(jwn4/ant)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY