ilustrasi, foto : antara

PURWOKERTO, Jowonews.com – Stok beras di seluruh gudang Bulog Subdivisi Regional Banyumas, Jawa Tengah, dalam posisi aman menjelang bulan Ramadhan, kata Kepala Bulog Subdivre Banyumas Setio Wastono.

“Stok beras di gudang-gudang kami mencukupi kebutuhan hingga tujuh bulan ke depan atau sekitar 41 ribu ton sehingga aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga lebaran,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (18/4).

Bahkan, kata dia, Bulog Banyumas telah melakukan pengiriman beras ke luar wilayah (move out), yakni sebanyak 1.000 ton ke DKI Jakarta dan direncanakan akan mengirim ke Aceh sebanyak 3.000 ton.

Kendati demikian, dia mengakui jika hingga saat ini, pengadaan beras yang dilaksanakan oleh Bulog Banyumas baru mencapai sekitar 13 persen (11.050 ton) dari target 85.000 ton.

“Kami optimistis target sebesar 85.000 ton itu bisa terealisasi hingga akhir tahun 2017,” katanya.

Menurut dia, volume beras yang masuk ke gudang Bulog Banyumas saat ini rata-rata 500 ton per hari.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mengambil langkah antisipasi membeludaknya volume beras yang masuk ke gudang-gudang Bulog Banyumas karena hingga sekarang belum ada penyaluran beras untuk keluarga sejahtera (rastra) di wilayah eks Keresidenan Banyumas.

Ia mengatakan antisipasi itu dilakukan dengan cara menyewa gudang untuk menyimpan beras karena kapasitas gudang Bulog Banyumas berbeda-beda terutama di Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara yang masing-masing hanya ada satu gudang.

Sementara di Kabupaten Banyumas ada tiga gudang dan Cilacap ada empat gudang.

“Kami menyewa enam gudang, untuk Purbalingga dan Banjarnegara masing-masing dua gudang, Banyumas dan Cilacap masing-masing satu gudang. Kapasitas masing-masing gudang yang kami sewa sekitar 5.000 ton,” katanya.(jwn4/ant)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY