Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono

SEMARANG, Jowonews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan bahwa penggunaan teknologi informasi oleh jajaran birokrasi bertujuan mencegah berbagai penyimpangan.

“Penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan masyarakat juga dapat meminimalkan bahkan mengeliminasi pelayanan dengan tatap muka yang menjadi sarana negosiasi dan berpotensi menimbulkan tindak pidana korupsi,” katanya di Semarang, Jumat.

Ia menjelaskan, peningkatan dan penguatan “e-government” di dalam pelayanan masyarakat sebagai bagian dari reformasi birokrasi terus dioptimalkan jajaran Pemprov Jateng.

Dengan demikian, dapat memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan prima yang mudah, cepat, dan murah.

“Birokrasi Pemprov Jateng akan lebih menuju kepada birokrasi yang bersih dan bebas pungutan liar,” ujarnya.

Menurut dia, birokrasi di lingkungan Pemprov Jateng sudah cenderung menuju yang bersih dan bebas pungli sehingga perilaku koruptif itu harus terus dihilangkan.

“Reformasi birokrasi harus sejalan dengan RPJMN pemerintah pusat agar dapat mendukung program-program pembangunan strategis nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jateng,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, perlu adanya perbaikan regulasi agar prorakyat dan tidak menyalahi peraturan perundang-undangan yang berlaku. (JWN3/Ant)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY