ILUSTRASI

MAGELANG, Jowonews.com – Bus Subur Jaya rombongan wisata siswa SMK Panca Karya Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa barat, mengalami kecelakaan tunggal di jalan raya Pakis-Magelang, tepatnya di Dusun Jengkol, Desa Losari, Kabupaten Magelang, pada Selasa pagi.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga korban meninggal dan puluhan korban luka-luka. Korban meninggal atas nama Rendi Ferdiansyah, Mita Sumiati, dan Sarifah Nurjanah. Ketiga korban meninggal kini dititipkan di ruang jenazah di RST dr Soedjono Kota Magelang.

Seorang warga Dusun Jengkol, Sunarti menuturkan bus dengan nomor polisi K 1619 DM tersebut mengalami kecelakaan menjelang subuh sekitar pukul 04.00 WIB.

Ia menuturkan bus tersebut dari arah Kopeng menuju Magelang, sebelum terguling bus menghantam sebuah mushala dan bengkel las di kanan jalan.

“Waktu kejadian saya sudah bangun dari tidur persiapan untuk sholat subuh, tiba-tiba terdengar suara benturan keras seperti gempa, ternyata ada bus mengalami kecelakaan tunggal,” katanya.

Ia menuturkan warga kemudian berupaya menolong para korban. Ada dua korban yang meninggal di lokasi kejadian dan sejumlah korban mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit di Magelang.

Salah satu korban selamat, Siti Aminah (18) menuturkan rombongan siswa Kelas XII SMK Panca Karya Sentul berencana berwisata ke Borobudur dan Yogyakarta. Rombongan berangkat dari Sentul pada Senin (15/5) siang, namun belum sampai tujuan mengalami kecelakaan.

Kapolres Magelang AKP Hendarsono mengatakan bus naas yang dikemudikan oleh Heriana tersebut mengalami rem blong atau tidak berfungsi di sekitar Pasar Pakis, kemudian bus terus melaju dan kebetulan kondisi jalan menurun.

Bus baru berhenti setelah menabrak sebuah mushala dan bengkel las kemudian terguling dalam posisi melintang di ruas jalan.

“Bus ini mengalami kecelakaan tunggal, diduga karena rem tidak berfungsi. Beberapa waktu lalu di sekitar lokasi juga terjadi hal sama, namun tidak menimbulkan korban jiwa,” katanya.

Ia menuturkan dengan kejadian ini pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas perhubungan untuk melakukan kontrol terhadap bus wisata.

Wakil Kepala RST dr Soedjono Kota Magelang, Abdul Alim mengatakan sekitar pukul 5.30 WIB RST kedatangan korban kecelakaan bus sebanyak 17 orang, dua di antaranya sudah meninggal dan satu orang dengan luka berat meninggal dalam perawatan di ruang IGD.

Selain itu, katanya ada empat korban luka ringan menjalani rawat jalan dan sisanya menjalani rawat inap, di antaranya harus menjalani operasi bedah tulang dan bedah syaraf.

Selain di RST, sejumlah korban lain juga menjalani perawatan di RSU Tidar Magelang, dan RSI Kota Magelang. (JWN3/Ant)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY