ilustrasi

PURBALINGGA, Jowonews.com — Bupati Purbalingga, Tasdi mengatakan, masih ada sekitar 24 ribu rumah tidak layak huni di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang memerlukan perbaikan,

“Saat ini, masih ada sekitar 24 ribu rumah tidak layak huni yang butuh uluran tangan semua pihak,” kata Bupati Purbalingga, Tasdi, melalui siaran pers di Purbalingga, Selasa (16/5).

Pemerintah kabupaten, kata dia, terus berupaya melakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) melalui APBD.
Namun kata dia, pemerintah daerah juga butuh dukungan masyarakat yang mampu.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mampu, para pejabat, PNS, pemilik perusahaan dan seluruhnya untuk ikut memikirkan saudara-saudara yang masih tinggal di rumah yang tidak layak huni,” katanya.

Sementara itu, Bupati juga mengatakan, jumlah RTLH awal sebanyak 27.533 buah. “Pada tahun 2016 telah direhab 3.000 rumah. Sebanyak 2.100 rumah diantaranya dibiayai dari dana APBD kabupaten sebesar Rp21,5 miliar,” katanya.

Sementara sisanya, kata Bupati, merupakan sumbangan masyarakat serta bantuan dari lembaga lainnya, termasuk juga dari perusahaan-perusahaan yang ada di Purbalingga.

“Pada tahun 2017, akan direhab sebanyak 4.076 rumah dengan sumber pendanaan dari APBD Kabupaten Purbalingga Rp30 miliar untuk merehab 3.000 rumah, dan sisanya bantuan Gubernur Jateng sekitar Rp10 miliar lebih,” katanya. Setiap rumah, kata dia, membutuhkan biaya perbaikan sekitar Rp10 juta. (jwn5/ant)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY