ILUSTRASI

CILACAP, Jowonews.com – Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya tewas akibat tertabrak kereta api di Desa Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Yudho Hermanto.

“Peristiwa nahas itu terjadi Kamis (18/5) dini hari pukul 00.05 WIB saat KA Turangga relasi Bandung-Surabaya yang ditarik lokomotif 2061351 dengan masinis Nanang dan asisten masinis Nanda melintas di jalur rel kereta KM 352+263 masuk wilayah Dusun Kebonarum RT 03 RW 04, Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu,” katanya melalui Kepala Kepolisian Sektor Gandrungmangu Ajun Komisaris Polisi Agus Subagyo di Cilacap, Kamis.

Saat itu, kata dia, masinis melihat korban sedang duduk di atas rel sehingga masinis tersebut segera membunyikan terompet lokomotif.

Akan tetapi, korban hanya berdiri dan tidak menghiraukan bunyi terompet lokomotif dari kereta api yang akan melintas di tempat itu sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan.

Korban yang tertabrak kereta api itu terpental ke tepi jalur rel dan diketahui sudah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Oleh karena itu, KA Turangga berhenti luar biasa (berhenti bukan karena adanya persilangan dengan KA lain maupun menaikkan atau menurunkan penumpang, red.) di Stasiun Gandrungmangu karena masinis hendak melaporkan kejadian tersebut.

“Anggota kami yang menerima laporan dari pihak stasiun segera mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis Puskesmas Gandrungmangu untuk mengevakuasi jenazah korban,” kata AKP Agus Subagyo.

Ia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami patah tulang leher dan bahu, luka robek sepanjang 15 centimeter pada kaki kiri, serta luka lecet pada wajah.

Dia menduga korban yang memiliki tinggi badan sekitar 150 centimeter itu merupakan penderita sakit jiwa karena rambutnya kumal dan hanya mengenakan celana pendek warna putih yang sudah kumal tanpa memakai baju.

“Kami telah menyerahkan jenazah pria yang tidak diketahui identitasnya itu kepada Pemerintah Desa Gandrungmangu untuk dimakamkan,” katanya. (JWN3/Ant)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY