Nas ujicoba teknologi pendaratan pesawat di Mars. (Foto : NASA)
Nas ujicoba teknologi pendaratan pesawat di Mars. (Foto : NASA)
Nas ujicoba teknologi pendaratan pesawat di Mars. (Foto : NASA)
Nas ujicoba teknologi pendaratan pesawat di Mars. (Foto : NASA)

Jowonews.com – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sukses menguji teknologi baru yang dapat digunakan untuk mendaratkan pesawat ruang angkasa di planet Mars.

Diketahui, sebuah balon helium eksperimental meluncurkan pesawat berbentuk piring cawan yang disebut Low Density Supersonic Decelerator (LDSD) pada kecepatan supersonik hingga 55 kilometer di atas bumi, dimana lingkungan mirip dengan atmosfer Mars yang tipis.

Selain itu, sebuah perisai berbentuk donat dan parasut besar dibuka untuk memperlambat kecepatan piring terbang tersebut sebelum mendarat di Samudera Pasifik. Diharapkan sistem ini akan memungkinkan pesawat ruang angkasa yang lebih berat dan bahkan astronot untuk mendarat di Mars. Peluncuran yang dilakukan dari Hawaii sempat tertunda enam kali bulan ini karena angin kencang.

Dilansir dari BBC, para insinyur NASA mengatakan sebelum uji coba bahwa mereka akan mengumpulkan data berharga untuk mengetahui apakah teknologi pada LDSD dapat bekerja dengan baik atau tidak. Pesawat ruang angkasa tersebut diharapkan untuk kembali ke Hawai tahun depan untuk melakukan dua penerbangan uji coba selanjutnya.

Redaktur : Dwi Purnawan (Ikuti di twitter @dwi_itudua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here