Dianjurkan jangan meminum teh manis saat sahur. (Foto : IST)
Dianjurkan jangan meminum teh manis saat sahur. (Foto : IST)
Dianjurkan jangan meminum teh manis saat sahur. (Foto : IST)
Dianjurkan jangan meminum teh manis saat sahur. (Foto : IST)

Semarang, Jowonews.com – Beberapa diantara kita tentu sudah biasa untuk meminumm teh pagi dan malam. Pada saat Ramadhan, tradisi minum teh tersebut juga dilakukan ketika sahur maupun berbuka puasa. Namun sebenarnya teh manis tidak dianjurkan untuk sahur.

Berdasarkan penelitian dari pakar kesehatan, Johannes Chandrawinata, teh manis tidak terlalu baik dikonsumsi saat sahur karena jika terlalu banyak gula nanti rasanya haus. Ia melanjutkan bahwa daripada minum teh manis lebih baik diganti jus segar tanpa gula tapi maksimal 150 cc atau 3/4 gelas berukuran besar.

Seperti dilansir dari Wolipop Detik, tentu harus dihindari konsumsinya secara berlebihan karena jika Anda minum jus terlalu banyak dapat meningkatkan trigliserda (lemak darah). Lemak darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diabetes, kolesterol, hingga jantung.

Ia juga menganjurkan agar minum air putih setiap hari minimal dua liter. Ketika puasa, minumlah dua gelas di waktu sahur dan berbuka, serta empat gelas setelah salat Magrib. Air putih memang lebih baik dikonsumsi daripada teh manis.

Jika Anda sudah mengonsumsi nasi dan makanan lain yang mengandung karbohidrat sebaiknya tidak perlu minum teh manis. Terlalu banyak gula di pagi hari bisa meningkatkan gula darah terutama bagi orang yang tidak terbiasa minum teh. Hal ini dapat membuat tubuh menjadi lemas.

Redaktur : Dwi Purnawan (ikuti di twitter @dwi_itudua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here