Notifikasi WhatsApp turunkan kualitas kerja. (Foto : IST)
Notifikasi WhatsApp turunkan kualitas kerja. (Foto : IST)
Notifikasi WhatsApp turunkan kualitas kerja. (Foto : IST)
Notifikasi WhatsApp turunkan kualitas kerja. (Foto : IST)

Jowonews.com—Ketika anda sedang fokus mengerjakan sesuatu, tiba – tiba ada dering Blackberry Massanger (BBM) atau dering pesan WhatsApp. Tak berapa lama muncul notifikasi email masuk, belum lagi anda harus membalas chat seseorang di Facebook.

Kondisi seperti ini biasanya kita akan reflek untuk membaca pesan beberapa menit, lalu kembali bekerja lagi. Gangguan kerja seperti ini memang sering terjadi. Tapi tahukah, hasil kerja Anda bisa lebih baik daripada saat tak ada gangguan? Dalam studi terbaru, peneliti mendapati bahwa gangguan kerja menurunkan kualitas kerja.

Dengan berkembangnya dunia informasi, tak dipungkiri memang bahwa kini gangguan kerja makin banyak muncul. Mulai dari notifikasi sosial media, email masuk, dering telepon, dan ajakan obrolan teman sebelah. Akibatnya menyelesaikan pekerjaan lebih lama dan terganggu.

Dianalisa, dikarenakan gangguan kurang dari satu menit sudah cukup memengaruhi memori jangka pendek. Bahkan, menurut Erik Altmann, profesor psikologi dari Michigan Stae University yang terlibat dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa gangguan yang terjadi 2,7 detik sudah cukup menambah tingkat kesalahan karena mengganggu serangkaian berpikir. Jika biasanya kesalahan sebesar 2 persen kini berlipat jadi 4 persen.

Penelitian serupa pun pernah dilakukan oleh Cyrus Foroughi mahasiswa tingkat doktoral di George Mason University. Ia mengajak sejumlah orang untuk mengikuti tes esai dalam tiga kondisi berbeda. Kondisi pertama tes tak diganggu, kondisi kedua gangguan diganggu, pada kondisi ketiga diganggu sebanyak tiga kali. Hasilnya, kurang dari satu menit gangguan bisa memengaruhi kerja.

Redaktur : Dwi Purnawan (Ikuti di Twitter @dwi_itudua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here