Gus Yusuf PKB (Foto : PKB)
Gus Yusuf PKB (Foto : PKB)
Gus Yusuf PKB (Foto : PKB)
Gus Yusuf PKB (Foto : PKB)

SEMARANG, Jowonews.com – Penarikan dana Rp 50-100 juta untuk calon pimpinan dewan dari PKB se-Jateng diyakini tanpa sepengetahuan Ketua DPW PKB KH Yusuf Khudlori (Gus Yusuf). Sebaliknya, itu dicurigai hanyalah permainan orang-orang dibelakang Gus Yusuf.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC PKB Kota Semarang, Teguh Widodo, Senin (30/9) kemarin. “Saya yakin itu bukan kebijakan Gus Yusuf (Ketua DPW PKB-red),”ungkapnya.

Menurut Teguh, dirinya mengindikasikan ada orang-orang PKB yang bermain dan telah memanfaatkan Gus Yusuf. Tujuannya untuk mencari keuntungan pribadi.

“Kalau alasannya itu untuk pembiayaan partai, itu sangat aneh sekali. Kami yang di DPC kan juga butuh pembiayaan sendiri. DPW kan sudah punya 13 anggota dewan,”bebernya dengan nada heran.

Persoalan penarikan dana itu, ternyata juga tanpa sepengetahuan Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jateng. Sehingga itu menambah kejanggalan yang ada.

Oleh karena itu, Teguh minta persoalan ini dituntaskan, agar semuanya jadi jelas. Sebab, dari 35 DPC PKB se-Jateng, sebagian ternyata sudah menyetor uang.

Besarannya bervariasi, ada yang sampai Rp 75 juta. “Saya malah kasihan sama Gus Yusuf sekarang ini,”akunya.

Lalu siapa yang telah bermain dibelakang Gus Yusuf?.Meski menyebut nama, Teguh minta nama itu tidak dikorankan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 20 Ketua DPC PKB se-Jateng berkumpul di Hotel Grasia, Semarang, Minggu (28/9).

Mereka menggelar pertemuan untuk menyikapi kebijakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jateng yang melakukan pungutan Rp 50-100 juta kepada calon pimpinan dewan kabupaten/kota dari PKB.

Dalam forum tersebut DPC-DPC PKB se Jateng meminta kepada DPP PKB untuk melakukan penertiban terhadap DPW PKB Jateng.

Sehingga tidak dengan mudah mengatasnamakan DPP PKB dalam upaya fund rising yang ditujukan kepada calon Pimpinan Dewan Kabupaten/Kota se- Jateng yang dari PKB.

Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang, Yaqut Cholil Qoumas, mereka meminta kepada DPP PKB agar memerintahkan DPW PKB Jateng mengembalikan dana yang sudah terlanjur dipungut.

“Kami meminta dana yang sudah dipungut dikembalikan selambat-lambatnya pada akhir bulan Oktober 2014,” tegas Gus Tutut, panggilan akrab Yaqut Cholil Qoumas ini.

Menurutnya, kebijakan ini telah membuat DPC PKB se- Jateng merasa resah dengan adanya kebijakan DPW PKB tersebut. (AS/JN-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here