PIP Semarang, foto: www.pelaut.co.vu
PIP Semarang, foto: www.pelaut.co.vu

Semarang, Jowonews.com – Luka lebam ditemukan di tubuh Rio Arsa Kusumabahari (20), taruna tingkat II Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang yang meninggal dunia usai mengikuti apel malam di kampusnya. Temuan itu diungkapkan Humas Rumah Sakit Roemani Semarang Mardliyah berdasarkan laporan pemeriksaan medis.

“Dari laporan ada luka lebam, tapi tepatnya dimana belum saya cek,” kata Mardliyah ketika dikonfirmasi Kamis (16/10). Namun, Mardliyah belum bisa memastikan apakah luka lebam tersebut berkaitan dengan kematian korban.

Rio dibawa ke RS Roemani oleh rekan-rekannya pada Rabu (15/10) sekitar pukul 23.00 WIB dalam kondisi tidak sadar. Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Rio langsung diambil oleh pihak keluarga pada kamis dini hari.

Jenazah Rio kemudian dibawa pulang ke rumah duka di Dusun Kupang Dukuh RT 07/ RW 02 Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Pernyataan pihak RS tersebut berbeda dengan keterangan Humas PIP Semarang Hartanto yang menyatakan tidak unsur kekerasan dalam kematian Rio. “Jika sampai ada kekerasan, maka yang terlibat akan dikeluarkan dan diproses hukum,” katanya.

Kepolisian sendiri juga menelusuri peristiwa kematian salah satu taruna politeknik pelayaran yang berlokasi di Jalan Singosari Semarang tersebut. Polsek Semarang Selatan telah memintai keterangan sejumlah saksi yang terkait dengan peristiwa itu.

Sebelumnya diberitakan, taruna tingkat II Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Rio Arsa Kusumabahari (20) meninggal dunia usai mengikuti apel malam di sekolahnya tersebut. Rio sempat dilarikan ke Rumah Sakit Roemani Semarang sebelum akhirnya meninggal dunia.

Siswa asal Dusun Kupang Dukuh, RT 07/ RW 02, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, itu diketahui jatuh pingsan ketika mengikuti apel pada Rabu (15/10) malam. Para siswa diminta berbaris saat apel untuk pengecekan kamar tidur tersebut.

Korban yang berdiri paling kiri di barisan itu tiba-tiba terjatuh di tempat tidur. Korban yang diketahui pingsan langsung dibawa rekan-rekannya ke RS Roemani yang tidak jauh dari politeknik itu. (JN05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here