Semarang, Jowonews.com – Biaya pembuatan naskah dan himpunan sambutan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ternyata sangat mahal sekali. Pasalnya, dalam 1 tahunnya mencapai Rp 450 juta.

Besaran biaya pembuatan naskah dan himpunan sambutan gubernur itu tertuang dalam buku APBD P Jateng tahun anggaran 2014. Dalam lampiran II Pergub Jateng No 56/2014 tanggal 1 September tentang penjabaran perubahan APBD Jateng TA2014 halaman 1.739 dengan kode rekening 1.20.1.20.03.16.0080. Nilainya yaitu Rp 450 jt.

Rinciannya, honorarium PNS sebagai panitia pelaksana kegiatan Rp 258.912.000. Uang lembur PNS Rp 49.950.000.

Belanja alat tulis kantor Rp 31.370.000, belanja paket pengiriman Rp 7.350.000. Belanja cetak dan. penggandaan Rp. 75.418.000, belanja makan dan minum Rp 4.800.000 dan belanja perjalanan dinas dalam daerah Rp 22.200.000.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) H Boyamin Saiman menilai anggaran itu sangat besar sekali. Dari sisi kepatutan, sangat tidak patut sekali.

“Kalau kita mencermati anggaran tersebut, biaya honorarium PNS sebagai pelaksana kegiatan sangat tinggi sekali, yaitu mencapai 258.912.000. Bahkan uang lemburnya PNS mencapai Rp 49.950.000,”ungkapnya, kemarin.

Kalau anggaran membuat sambutan itu ada anggarannya sendiri, Boyamin merasa heran. Dia lalu mempertanyakan pekerjaan mereka sebagai PNS.

“Kalau untuk buat sambutan masih minta bayaran tersendiri, lalu apa tugas PNS di biro humas. Apa kerja mereka absen saja,”katanya dengan nada keheranan.

Oleh karenanya, ia menilai itu adalah pemborosan anggaran. “Kok enak sekali, jadi PNS sudah dapat gaji, kalau dikantornya ada pekerjaan dan dikerjakan masih dapat bayaran lagi,”tukasnya.

Kabag Humas Pemprov Jateng Agus Utomo saat dikonfirmasi melalui ponselnya tidak diangkat. Saat di sms pun tidak dijawan dan tidak dibalas.(AS-JN01)

2 KOMENTAR

  1. Anggaran yang di hambur2kan, lebih baik di anggarkan untuk pos yang lain yang bermanfaat untuk rakyat, bila memang itu benar, saya mau menjadi pembuat naskah sambutanya, bukan karena anggaran yang besar, saya mau buktikan cukup dengan 400 rb sambutan itu selesai sesuai keinginan Pak Gubernur, saya selaku ketua RT aja bikin sambutan sendiri, cetak sendiri, baca sendiri sepenuhnya gratis, mohon untuk dipertimbangkan kembali anggaran yang sebesar itu hanya untuk pembuatan naskah sambutan, tak masuk akal, dan jangan di akal akalin, nuwum

  2. emangnya Gubernur seperti RT…. sambutan/pidato dibuat dengan telaah kebijakan dan konsep bahasa, apalagi kalau buat karya tulis harus MIKIR dengan kajian ilmiah, tidak murah untuk menghargai OTAK. Saya justru bangga, karena PAK GUB dibantu ORANG2 CERDAS di belakangnya. tidak asal omong seperti …..
    RT aja sebenarnya bisa suruh sekretaris buat tulisan, fotocopy pakai kas RT. ini bukan diakal-akalin, sambutan GUB DIY saja disusun oleh Guru Besar/Dosen UGM, masa tidak ada honor. Dosen UnDIP juga ada yang pernah jadi penulis pidato Presiden RI, cerita Barrack Obama yang bawa sendiri Konseptor Pidato dari luar gedung putih juga cukup menonjol. Biaya memang perlu, termasuk untuk pembelian kertas khusus, map dan sebagainya.
    mungkin yang lebih tepat , azaz bahwa belanja pegawai seharusnya lebih kecil daripada belanja publik… ITU SAJA. JANGAN TERLALU BANYAK OMONG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here