PIP Semarang, foto: www.pelaut.co.vu

Semarang, Jowonews.com – Polisi menindaklanjuti keberadaan taruna tingkat II Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Rio Arsa Kusumabahari (20) yang meninggal dunia usai mengikuti apel malam di kampusnya tersebut. Setidaknya lima saksi dimintai keterangan terkait kematian Rio.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengatakan  lima saksi tersebut adalah tiga teman sekamar korban, satu senior pembimbing, dan dokter poliklinik PIP Semarang. “Lima saksi yang sudah dimintai keterangan,” kata Wika di Mapolrestabes Semarang, Juma (17/10).

Meski demikian, Wika masih menunggu hasil visum dari dokter terkait adanya luka lebam di tubuh korban. “Kami masih tunggi hasil visum,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, taruna tingkat II Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Rio Arsa Kusumabahari (20) meninggal dunia usai mengikuti apel malam di sekolahnya tersebut. Rio sempat dilarikan ke Rumah Sakit Roemani Semarang sebelum akhirnya meninggal dunia.

Siswa asal Dusun Kupang Dukuh, RT 07/ RW 02, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, itu diketahui jatuh pingsan ketika mengikuti apel pada Rabu (15/10) malam. Para siswa diminta berbaris saat apel untuk pengecekan kamar tidur tersebut.

Korban yang berdiri paling kiri di barisan itu tiba-tiba terjatuh di tempat tidur. Korban yang diketahui pingsan langsung dibawa rekan-rekannya ke RS Roemani yang tidak jauh dari politeknik itu. (JN05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here