Sri Puryono Calon Sekda Jateng (Foto : Poskota)
Sri Puryono Calon Sekda Jateng (Foto : Poskota)
Sri Puryono Calon Sekda Jateng (Foto : Poskota)
Sri Puryono Calon Sekda Jateng (Foto : Poskota)

Semarang, Jowonews.com—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri terkait dengan lambannya penetapan Sekretaris Daerah Jateng definitif oleh pemerintah pusat. Pasalnya, belum ditetapkannya sekda definitif dikhawatirkan mengganggu kinerja pemprov Jateng.

“Setelah menggelar rapat pimpinan dewan, kami sepakat akan mengirimkan surat desakan ke Kemendagri pada Senin (20/10) agar mempercepat penetapan Sekda Jateng definitif,” kata Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi di Semarang, Jumat (17/10).

Ia menjelaskan bahwa jabatan Sekda Jateng sangat penting dalam pemerintahan provinsi setempat karena bertugas melakukan koordinasi kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Menurut dia, proses penetapan Sekda Jateng definitif oleh Kementerian Dalam Negeri ini sudah berjalan terlalu lama dan tidak efisien. “Sebenarnya ini (penetapan Sekda Jateng definitif, red) bukan hal yang sulit dan tidak perlu bertele-tele karena sudah ada tiga calon yang diajukan Gubernur Jateng,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa surat keputusan mengenai penetapan jabatan Sekretaris Daerah Jateng, tinggal menunggu tanda tangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum dinyatakan sah.

“Saya sudah kontak Pak Menteri (Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, red) dan Sekjen Kemendagri (Diah Anggraeni, red), sudah selesai semua, tinggal ditandatangani Presiden,” katanyanya.

Ganjar menjelaskan bahwa surat keputusan penetapan Sekda Jateng definitif itu belum dapat ditandatangani oleh Presiden SBY karena yang bersangkutan pada saat itu sedang melakukan lawatan ke sejumlah negara. “Saya belum sempat mengontak Pak Dipo Alam (Sekretaris Kabinet, red) karena berdasarkan akun twitter beliau, rupanya masih sibuk,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Ganjar juga mengakui jika proses penetapan Sekda Jateng definitif itu terlalu lama meskipun tiga nama calon sudah diajukan sejak 25 Juli 2014. Posisi tertinggi dalam karir pegawai negeri sipil saat ini dijabat oleh Sri Puryono selaku Pelaksana Tugas Sekda Jateng menggantikan Hadi Prabowo yang mengundurkan diri karena mencalonkan diri pada Pemilihan Gubernur Jateng 2013.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah melakukan wawancara langsung terhadap tujuh calon sekda yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi akhir oleh tim panitia seleksi. Ketujuh calon Sekda Jateng itu adalah Sugeng Hariyono (Puslitbang Pemerintahan Umum dan Kependudukan, Balitbang, Kementerian Dalam Negeri), Arief Irwanto (Kepala Satpol Pamong Praja).

Kemudian, Ihwan Sudrajat (staf ahli Gubernur Jateng), Sri Puryono (Pelaksana Tugas Sekda Jateng), Yuni Astuti (Kepala BPMD), Sudjarwanto Dwiatmoko (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM), dan Herru Setiadhie (Kepala Bappeda).

Dari ketujuh calon Sekda Jateng tersebut, Ganjar sudah memilih tiga nama hasil proses terbuka dan objektif serta telah mengajukannya ke Kementerian Dalam Negeri untuk ditetapkan salah satu.

“Dari tiga itu sebenarnya yang mana saja buat saya tidak masalah karena menurut saya mereka hasil dari seleksi yang cukup panjang dan semuanya memenuhi kriteria yang dibutuhkan,” kata Ganjar. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here