Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)
Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)

Semarang, Jowonews.com – Tata tertib (Tatib) DPRD Jateng, besok pagi, Selasa (21/10) akan ditetapkan dalam rapat paripurna, dan dilanjutkan pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan.

“Tatib dewan akan ditetapkan Selasa (21/10), setelah sebelumnya sempat tertunda penetapannya. Penundaan semata-mata karena kehati-hatian,”ungkap ketua pansus Sriyanto Saputro.

Sriyanto berharap, besok semuanya bisa tuntas semua. Sehingga dewan segera bisa bekerja sesuai tugas dan kewajiban masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Sriyanto mengungkapkan bahwa komposisi anggota Badan Anggaran DPRD Jateng berjumlah 50 orang atau mengalami kenaikan 16 orang dibandingkan periode sebelumnya.

“Komposisi anggota Banggar terdiri dari Fraksi PDIP sebanyak 13 orang, Fraksi PKB tujuh orang, Fraksi Gerindra, Fraksi Golkar, dan Fraksi PKS masing-masing enam orang, sedangkan masing-masing empat orang dari Fraksi Demokrat, Fraksi PPP, serta Fraksi PAN,” katanya.

Menurut dia, dengan jumlah anggota banggar yang mencapai separuh dari jumlah anggota DPRD Jateng periode 2014-2019 itu maka ada tantangan kehadiran pada rapat paripurna agar memenuhi kuorum dalam setiap pengambilan keputusan.

Ia mengatakan bahwa komposisi Badan Legislatif yang nantinya akan berubah menjadi Badan Pembentukan Peraturan Daerah berjumlah 21 orang dan anggota Badan Musyawarah berjumlah 43 orang.

“Rincian anggota Baleg adalah dari Fraksi PDIP enam orang, Fraksi PKB tiga orang dan dua orang masing-masing dari Fraksi Gerindra, Fraksi Golkar, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PPP, serta Fraksi PAN,” ujarnya.

Sriyanto menegaskan bahwa pada pemilihan ketua komisi A hingga E di DPRD Jateng usai pembentukan alat kelengkapan dewan akan dilakukan dengan mengutamakan musyawarah untuk mufakat.

“Sebisa mungkin kami menghindari adanya voting dan lebih mengutamakan musyawarah mufakat,” katanya.

Meski sejumlah pihak mengharapkan pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan dilakukan dengan musyawarah, tampaknya cara voting tidak dapat dihindarkan. Sejumlah fraksi sampai sekarang belum ada kesepakatan.(As-JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here