Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)
Ganjar Pranowo

Semarang, Jowonews.com—Menyikapi jomplangnya Bankeu di daerah, rencananya Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo menegaskan akan memperbaharusi sistem pengalokasian dan penyaluran bantuan keuangan dari provinsi kepda kabupaten/kota.

Dengan adanya pembaruan itu, diharapkan kedepan penyalurannya bisa proporsional dan tidak jomplang. “Pola penyaluran bantuan keuangan akan diperbaharui,”ungkapnya di Gradika Bhakti Praja, Jumat (24/10).

Hal itu disampaikan Ganjar setelah melantik Sri Puryono sebagai sekdaprov Jateng definitif. Dimana pada tahun 2014 bantuan keuangan ternyata penyalurannya jomlang pada kabupaten/kota tertentu saja.

Menurut Ganjar, persoalan bantuan keuangan kepada kabupaten/kota, dirinya juga diprotes banyak bupati/walikota di Jateng. “Banyak bupati yang memprotes keras saya,”ujarnya.

Untuk pembahasan bantuan keuangan 2015, bupati/walikota akan diajak bicara/membahas pengalokasiannya. Bantuan itu akan disalurkan kemana dan besarannya berapa. Dengan cara itu, penyalurannya bisa adil dan proporsioal. Tidak jomplang seperti tahun 2014.

Ditambahkannya, bantuan keuangan itu nanti akan tetap difokuskan pada bidang infrastruktur. Harapannya Jateng bisa mengejar ketertinggalan dengan daerah lain. “Harapan kita tahun 2015 jalan di Jateng sudah mulus semua,”katanya.

Terpisah, Ketua DPRD Jateng Rukma Setya Budi menyatakan tidak mempersoalkan rencana gubernur merubah sistem penyaluran bantuan keuangan. “Yang jelas untuk tahun ini pun, penyalurannya sebenarnya tidak ada kesalahan,”katanya.

Bantuan keuangan itu, menurutnya mekanismenya bisa melalui musrenbang, tinjauan langsung dilapangan dan reses. “Tapi kalau bupati walikota mau diajak ngomong ya bagus lah. Tapi itu bukan berarti ada yang salah,”tukasnya.(ASJN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here