Kapolda Jateng
Kapolda Jateng
Kapolda Jateng
Kapolda Jateng

Semarang, Jowonews.com—Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali meminta peristiwa rusuh usai pertandingan Persis Solo kontra Martapura FC di Stadion Manahan Solo, Rabu (22/10) lalu, diusut. Ia meminta panitia pelaksana pertandingan bertanggung jawab atas kejadian yang menewaskan seorang penonton itu.

“Kapolresta Surakarta harus meminta pertanggungjawaban pelaksana pertandingan,” kata Kapolda di Mapolda Jateng, Jumat (24/10).

Ia juga memerintahkan Kapolresta untuk mengusut kematian salah seorang penonton yang disebabkan oleh tusukan benda tajam itu.

Diketahui, Persis Solo sendiri telah dijatuhi hukuman larangan bertanding di kandang selama enam bulan. Atas sanksi tersebut, Nur Ali meminta PSSI tegas dalam menjalankan aturan tersebut.

Sementara, berkaitan dengan pertandingan antara Persis melawan Martapura yang berakhir rusuh hingga menewaskan Joko Riyanto warga Ngaliyan, Simo, Kabupaten Boyolali, Kapolda mengungkapkan, laga tersebut belum mengantongi izin dari kepolisian. “Tidak ada izin, silakan diperdalam ke Kapolres langsung,” katanya.

Ia pun meminta seluruh penyelenggara pertandingan harus memenuhi segala aturan yang ditetapkan.

Sebelumnya, diketahui pertandingan antara Persis Solo melawan Martapura FC di Stadion Manahan Solo pada Rabu (22/10) berakhir rusuh. Dalam pertandingan yang berkesudahan dengan skor 1-1 tersebut, seorang penonton tewas akibat tusukan benda tajam serta terinjak-injak penonton lain. (JN05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here