Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)
Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)

Semarang, Jowonews.com – Anggota DPRD Jateng masih makan gaji buta. Sejak dilantik sampai sekarang, mereka belum bisa bekerja.

Pasalnya, sebagai buntuk konflik soal penetapan alat kelengkapan dewan, kegiatan DPRD Jateng belum berjalan normal.

Badan musyawarah (Bamus) bentukan 4 fraksi poros PDIP, (PDIP,PKB,PPP dan Demokrat), sampai hari ini Selasa (28/10) tidak berani menggelar rapat bamus. Padahal, jadwal kegiatan kerja dewan yang menetukan adalah rapat bamus.

Ketua DPRD Jateng Rukma Setya Budi mengaku telah memerintahkan wakil ketua dewan Sukirman untuk memimpin rapat bamus pada Jumat (24/10) lalu.

“Saya sudah memerintah pak Kirman (Sukirman-red) menggelar rapat bamus pada hari Jumat mas. Jadi sudah ada rapat bamus,”kata Rukma.

Namun ketika hal itu dikonfirmasi kepada Sukirman, wakil ketua dewan dari PKB ini membantahnya. “Belum. Belum ada rapat bamus Om,”elaknya, Selasa (28/10).

Karuan, dengan belum digelarnya bamus, dewan belum bisa bekerja. Sehingga mereka masih makan gaji buta.

Dari keterangan Rukma Setya Budi, terkait persoalan alat kelengkapan dewan, pimpinan dewan baru akan konsultasi ke kementrian dalam negeri tanggal 29-30 Oktober.(AS-JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here