PSIS Semarang

Semarang, Jowonews.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta agar masyarakat Kota Semarang tetap mendukung Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Semarang (PSIS). Meski klub bola kebanggaan ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu dikenal bermain tidak wajar saat bertanding dengan PSS Sleman pada Minggu (26/10/2014) lalu.

Seperti diketahui, pertandingan antara PSS dan PSIS diwarnai lima gol bunuh diri yang membuat PSS menang 3-2 dari PSIS. Gol bunuh diri pertama dilakukan pemain PSS, Hermawan Putra Jati yang mencetak gol bunuh diri di menit ke-86. Dua menit kemudian Hermawan kembali melakukan hal serupa.

Tiga menit jelang laga berakhir, tiga gol bunuh diri kembali tercipta. Kali ini pemain PSIS, M Fadli dan Komaedi, yang membobol gawangnya sendiri. Hasilnya akhirnya pertandingan PSS menang 3-2 atas PSIS.

Atas permainan yang tidak wajar tersebut, pertandingan terakhir babak penyisihan grup satu babak 8 besar Divisi Utama musim 2014 ini pun, banyak dikecam publik dan disamakan dengan pertandingan ‘sepakbola bola gajah’.

‘’(namun) Penting tetap suport terhadaap PSIS, karena ini sudah mau mau masuk ISL,’’ kata Hendi, panggilan akrab wali kota, Selasa (28/10/2014).

Hendi yang mengaku tak punya jabatan apa pun di PSIS itu baru mengetahui permainan ‘sepak bola gajah’ dari media jejaring sosial dan layanan black berry messenger. Dengan begitu ia menyatakan tak tahu strategi permainan yang dilakukan oleh pemain maupun menejemen klub bola itu.

‘’Saat ini menejemen dipanggil oleh komisi disiplin. Mereka (klub PSIS) harus berani berbuat dan berani menangung atau bertanggungjawab,’’ kata Hendi menambahkan.

Dia menjelaskan pertandingan bak permainan bola gajah itu menjadi urusan komisi disiplin PSSI. Sedangkan tugas warga Semarang, menurut dia, tetap mendukung terus agar PSIS menang di setiap pertandingan. (MA-JN03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here