jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com
jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com
jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com

Semarang, Jowonews.com – Saham PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) di tol Semarang-Solo (ruas Semarang-Bawen) akan dijual. Pasalnya, pada tahun 2014, PT SPJT sudah tidak mampu menambah modalnya ke PT Trans Marga Jateng, sebagai pengelola jalan tol tersebut.

Rencananya, penjualan saham itu diakui langsung oleh Dirut PT SPJT Jateng Krisdiani Samsi, Kamis (30/10). “Ya kemarin kita rapat dengan komisi C DPRD Jateng dan diusulkan saham PT SPJT di tol Semarang-Solo (ruas Semarang-Bawen) supaya dijual,”ungkapnya.

Usulan penjualan itu memang dilatar belakangi tidak adanya penambahan modal dari PT SPJT pada tahun ini. Karena memang pemprov Jateng juga tidak memberikan modal tambahan. Akibatnya, karena tidak ada penambahan modal, saham PT SPJT yang jumlahnya 40 persen terdelusi (turun-re) menjadi 30 persen. Dari pada terdelusi, maka disarankan dijual saja sahamnya.

Menurut Krisdiani, karena PT SPJT pemiliknya adalah pemprov Jateng, maka pihaknya mengajukan ijin ke pemprov. “Saya sudah minta waktu untuk digelar RUPS Luar Biasa. Tujuannya ya untuk menjual sebagian atau keseluruhan saham PT SPJT di pengelolaan tol Semarang-Bawen,”tukasnya.

Sementara, Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto (Bogi) ketika dikonfirmasi wartawan juga membenarkan adanya usulan penjualan saham PT SPJT di tol Semarang-Solo, ruas Semarang-Bawen. “Usulan kami tidak dijual semua. Paling tidak disisakan 10 persen, biar PT SPJT tetap memiliki saham,”katanya.

Dijelaskannya, kalaupun saham yang ada sekarang terus dipertahankan, untuk balik modal saja diperkirakan baru tahun2023. Apabila PT SPJT juga tidak bisa menambah modal, nilai sahamnya juga akan terus mengalami penurunan atau terdelusi. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here