Unnes Agus Wahyudin
PR 1 UNJ Prof Muchlis Rantoni saat menerima kenang – kenangan dari PR 1 Unnes Agus Wahyudin di Kampus Unnes Sekaran, Rabu (29/10/2014). (Foto : Unnes.ac.id)

SEMARANG, Jowonews.com – Universitas Negeri Semarang (Unnes) selangkah lebih maju dalam pemanfaatan ICT, membuat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadikan Universitas Konservasi sebagai tempat belajar.

“Kemajuan IT di Unnes itulah salah satu yang membuat kegairahan pihaknya datang ke Unnes,” ungkap Pembantu Rektor Bidang Akademik UNJI, Prof Muchlis Rantoni Luddin, Rabu (29/10/2014).

Muchlis Rantoni datang beserta rombongan yang terdiri atas 34 pejabat Universitas eks IKIP Jakarta itu dengan niat utama mempelajari teknologi informasi yang dikembangkan dan diterapkan di Unnes.

“Kita memiliki hubungan emosional karena berangkat dari latar belakang dan sejarah yang kurang lebih sama. Itu artinya lebih banyak yang bisa kita kerjasamakan,” terangnya.

Oleh karenanya, lanjutnya, ia berharap sinergitas yang lebih kukuh diantara dua universitas eks IKIP itu dapat dibangun.

PR I Unnes, Dr Agus Wahyudin, mengungkapkan perkembangan IT di Unnes cukup membanggakan dimana setidaknya Unnes sudah memiliki 115 sistem informasi terpadu.

“Salah satu diantaranya adalah Siomon, sistem informasi monitoring penanaman pohon,” jelas Agus.

Agus menyebut, sistem ini memungkinkan pemonitoringan proses penanaman pohon hingga mahasiswa lulus.

Dia menuturkan, di antara universitas-universitas, pastilah ada kelebihan yang dimiliki, namun di situ pula sangat mungkin ada kelemahannya. “Dengan kerja sama, kita bisa saling melengkapi. Sebab, akan tiada artinya keberadaan kita jika tidak saling berbagi,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang sistem IT di Unnes oleh Ketua BPTIK Sugiyanto MSi. (JN1o)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here