Kota Semarang, foto : idesainisia.com

Semarang, Jowonews.com – DPRD Kota Semarang segera membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Semarang 2015. Senin (3/11/2014), pembahasan tersebut diawali dengan rapat paripurna yang membahas pemandangan fraksi-fraksi.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Semarang HA Supriyadi ini dihadiri semua unsur pimpinan dan anggota. Sedangkan dari eksekutif dipimpin Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama segenap pimpinan SKPD.

Dalam pandangan umum Fraksi PDIP yang dibacakan Nungki Sundari, mengharapkan agar pemkot segera menuntaskan program pengentasan kemiskinan. Menurut fraksi terbesar ini, persoalan kemiskinan masih menjadi PR yang harus diselesaikan sesuai target RPJMD 2010-2015 yang telah disahkan menjadi Perda.

‘’Dewan tentu akan terus mendukung upaya pemkot dalam mengatasi kemiskinan, perlu diingat sampai saat ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan,’’ katanya.

Dari Fraksi Partai Gerindra melalui juru bicaranya M Chafidz menyoroti penataan lalulintas di Kota Semarang yang kurang mendapatr perhatian serius. Saat ini, katanya, kondisi lalulintas membutuhkan penanganan, jika tidak kemacetan yang terjadi selama ini akan bertambah parah.

‘’Pemkot harus lebih serius dalam mengatasi persoalan lalulintas, harus ada program yang jelas dan bisa dilaksanakan dengan baik di lapangan,’’ terang Chafidz.

Sementara itu juru bicara Fraksi Partai Demokrat Danur Rispriyanto mengharapkan, agar penggunaan APBD Kota Semarang tahun 2015 lebih banyak untuk program yang bersentuhan dengan publik. Di antaranya untuk program infrastruktur, pembangunan di daerah pengembangan dan lain sebagainya.

Usai paripurna pemandangan umum fraksi ini akan dilanjutkan dengan paripurna jawaban wali kota atas pemandangan umum fraksi ini. Setelah itu akan dilanjutkan dengan rapat Badan Anggaran I, dan dilanjutkan dengan pembahasan di tiap komisi.

Usai paripurna, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan tahun depan APBD Kota Semarang fokus untuk menyelesaikan program yang telah tercantum dalam RPJMD. Seperti untuk program revitalisasi pasar tradisional, tahun depan giliran pasar Peterongan, pasar Rejomulyo dan pasar Klitikan Tahap II. (JN03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here