Semarang, Jowonews.com – Walaupun telah dialokasikan anggaran dalam RAPBD 2015, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang belum memiliki DED untuk rencana renovasi Terminal Terboyo. Bagian terminal mana yang akan lebih dulu dibangun belum diketahui.

Menurut Kepala Dishubkominfo Kota Agus Harmunanto menerangkan DED perlu diubah karena yang sebelumnya adalah DED untuk pembangunan satu tahap. Rencana sebelumnya Terminal Terboyo direnovasi secara total hanya dalam satu tahap dengan anggaran dari pemerintah pusat. Tapi karena jadinya dianggarkan sendiri maka menjadi bertahap sesuai kemampuan anggaran dari pemkot.

‘’Sehingga DED pun harus diubah, kami mentargetkan sembari pengalokasian Rp25 miliar disetujui oleh dewan DED perubahan itu sudah jadi pada pertengahan bulan November ini, sehingga begitu disahkan bisa langsung dilakukan pelelangan kegiatan,’’ katanya Selasa (4/11/2014).

Jika dilakukan kegiatan renovasi total dalam satu tahap kebutuhan anggarannya seluruhnya mencapai Rp80 miliar. Pada RAPBD 2015 ini pemkot hanya mampu mengalokasikan Rp25 miliar. Meski DED belum jadi, prioritas renovasi dalam tahap pertama ini akan dilakukan pembangunan landasan dan bangun ruko-ruko pedagang. ‘’Rencana pembangunan akan dilakukan dalam tiga tahap, setelah 2015 akan dilakukan di 2016 dan 2017,’’ ujarnya.

Agus Harmunanto menjelaskan gagalnya permintaan bantuan dana dari pemerintah pusat untuk membangun Terminal Terboyo sebesar Rp80 miliar. Itu dikarenakan pemerintah pusat menilai Terminal Terboyo belum kebutuhan yang mendesak karena Kota Semarang sudah memiliki Terminal Mangkang.

‘’Padahal pola kita menginginkan di setiap ‘mulut’ masuk Kota Semarang ada tempat pemberhentian bus. Di timur ada Terminal Penggaron, di barat ada Terminal Mangkang, dan di utara Terminal Terboyo kita ingin dikembangkan. Di selatan juga nanti ada terminal di Banyumanik,’’ terangnya. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here