Semarang, Jowonews.com – Pendidikan Dasar Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian Semarang Angkatan 49 resmi ditutup. Satu taruna dinyatakan gagal dalam pendidikan dasar sebelum para calon polisi tersebut menuntut ilmu selama empat tahun di Akpol.

Gubernur Akpol Semarang Irjen Pol Pudji Hartanto mengatakan dari 299 taruna yang mengikuti pendidikan dasar taruna selama tiga bulan, satu taruna dinyatakan tidak lulus. “Ada satu tidak lulus karena ada keinginan lain di luar akpol,” katanya saat penutupan Pendidikan Dasar Bhayangkara Taruna Akpol Semarang Angkatan 49, Rabu (5/11/2014).

Gagalnya salah satu taruna tersebut bermula ketika yang bersangkutan diketahui keluar dari kompleks kesatrian tanpa izin. “Pergi tanpa izin, setelah dicari sehari ketemu. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan,” kata Pudji.

Sidang kode etik terhadap kasus tersebut memutuskan untuk tidak meluluskan taruna yang kabur tersebut.

Para taruna yang lulus pendidikan dasar ini selanjutnya akan menuntut ilmu selama empat tahun di Akpol Semarang sebelum ditugaskan menjadi polisi. (JN05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here