Hendi menggelar gerakan cabut paku. (Foto : Dok.Jowonews)
Hendi menggelar gerakan cabut paku. (Foto : Dok.Jowonews)
Hendi menggelar gerakan cabut paku. (Foto : Dok.Jowonews)
Hendi menggelar gerakan cabut paku. (Foto : Dok.Jowonews)

Semarang, Jowonews.com – Pemandangan berbeda terlihat di seluruh pelosok wilayah Kota Semarang pada Jumat (7/11) pagi. Warga masyarakat terlihat serius mencabuti paku-paku yang menancap pada pohon yang kerap dilakukan oknum guna media publikasi.

Gerakan cabut paku ini dilaksanakan dalam rangka memperingari Hari Sumpah Pemuda, Hari Cinta Puspa, dan Keanekaragaman Hayati serta Hari Pahlawan. Wali Kota Semarang, jajaran TNI, Polri, SKPD, dan warga masyarakat ikut serta cabut paku di sepanjang wilayah Kampung Kali hingga Jalan Gajah Mada. Sementara warga lainnya di wilayahnya masing-masing.

Menurut Walikota Hendar Prihadi, gerakan cabut paku dimaksudkan sebagai bentuk perlindungan terhadap sesama mahluk hidup. Dan untuk menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat.

Kegiatan ini diawali dengan apel bersama di masing-masing kecamatan dilanjutkan kegiatan cabut paku di pohon. Sasarannya jalan-jalan protokol sampai jalan kampung. Karena itu cabut paku ini juga dilakukan oleh para siswa sekolah.

Hendi menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap pohon yang acap digunakan sebagai media reklame dan promosi. Dengan kegiatan ini, mengajak masyarakat untuk mencintai lingkungan dan dijadikan contoh bagi masyarakat lainnya.

‘’Gerakan cabut paku memang terdengar sepele, namun ini merupakan sebuah gerakan nyata cinta lingkungan. Bayangkan jika kita menjadi pohon, ketika dipaku pasti rasanya risih dan sakit,’’ kata Hendi.

Dia berharap masyarakat dapat merasakan seoalah-olah adalah sebuah pohon. Sehingga dapat ikut serta merawat dan memelihara pohon-pohon di Kota Semarang agar bersih, sehat, dan berkembang baik. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here