Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)
Ganjar Pranowo

Semarang, Jowonews.com – Proses seleksi promosi terbuka atau lelang jabatan untuk posisi lima jabatan eselon II di Pemprov Jateng harus terus dikawal. Jangan sampai prosesnya tidak berjalan transparan dan terjadi adanya titipan dalam mengisi kekosongan jabatan tersebut.

Anggota DPRD Jawa Tengah, Wahyudin Nor Ali menyambut baik dengan kebijakan lelang jabatan itu. Apalagi lelang jabatan sesuai dengan Undang-Undang No 5 tahun 2004, tentang aparatur Sipil Negara. “Masyarakat harus terlibat dan terus mengawal agar prosesnya bisa berjalan transparan,” katanya, Minggu (9/11).

Mengingat jabatan yang dilelang berada di Pemprov Jateng, mestinya masyarakat dari Jawa Tengah harus diperiorotaskan. Sebab, jabatan eselon II merupakan jabatan yang sudah terstuktur dan ada jenjang karir pasti. “Ibaratnya lomba lari, pesertanya orang dalam dulu. Jangan kemudian mencari orang luar,” imbuhnya.

Politisi Fraksi PAN ini mewanti-wanti agar semua proses  transparan dan tidak menambrak aturan. Panitia yang disiapkan harus benar-benar mampu menyeleksi dan mencari calon yang profesional. “Jangan kemudian karena ada unsur titipan, maka gubernur memilih yang disuka, misalnya,” tambahnya.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Tengah membuka melakukan promosi terbuka lima jabatan pimpinan tinggi prama atau eselon II di lingkungan Provinsi Jateng. Yakni untuk posisi Kepala Dinas Kesehatan, kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kesehatan, kepala dinas pendapatan dan pengelolaan aset daerah, Wakil Direktur Umum RSUD dr Moewardi serta Wakil Diretur Pelayanan RSUD dr Moewardi.  Lelang jabatan dimulai 6 sampai 26 november mendatang, selama 15 hari kerja. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here