Semarang, Jowonews.com—Sepi pengunjung, Obyek Wisata Kampoeng Wisata Taman Lele nyaris gulung tikar. Wahana wisata yang pernah mengalami puncak kejayaan di tahun 1990-an ini tak lagi diliriki wisatawan.

Selain terkesan kumuh, beberapa koleksi hewan pun kalah dari Kebun Binatang Mangkah. Bisa jadi, obyek wisata di Jalan Walisongo Km 10 ini kalah pamor dari tempat wisata baru yang bermunculan seperti Desa Wisata Kandri dan Waduk Jatibarang.

Kepala UPTD Kampoeng Wisata Taman Lele Koesnadi menuturkan, belakangan, setiap hari hanya segelintir pengunjung. Itupun sekadar istirahat atau berteduh saja. ‘’Sabtu dan Minggu memang agak ramai. Biasanya dari rombongan anak-anak sekolah dasar yang berekreasi alam,’’ katanya Minggu (9/11/2014).

Selain itu, lanjut Koesnadi, koleksi andalan yang menjadi ikon Taman Lele juga sudah tak ada lagi. Yakni ikan lele yang menghiasi di sekitar kolam sumber air sendang di bawah pohon beringin.\

Pihaknya berharap keberadaan Taman Lele menjadi perhatian dinas pariwisata. Pasalnya, obyek wisata yang ditemukan penduduk pada 1932 silam ini menyimpan nilai sejarah. ‘’Meski sudah tidak ada lelenya, warga tetap menggelar ritual sebagai kebiasaan di saat-saat tertentu, ini bisa diangkat menjadi salah satu wisata religi tradisional,’’ tambahnya. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here