Para peserta lomba Kadarkum menerima pengarahan dari Wali Kota Semarang di balai kota, Selasa (11/11/2014)
Para peserta lomba Kadarkum menerima pengarahan dari Wali Kota Semarang di balai kota, Selasa (11/11/2014)
Para peserta lomba Kadarkum menerima pengarahan dari Wali Kota Semarang di balai kota, Selasa (11/11/2014)
Para peserta lomba Kadarkum menerima pengarahan dari Wali Kota Semarang di balai kota, Selasa (11/11/2014)

Semarang, Jowonews.com – Sangat penting membangun masyarakat berkesadaran hukum. Sadar hukum dapat dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga.

Hal itu itulah yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dengan melakukan Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) tingkat Kota Semarang di balai kota, Selasa (11/11/2014). Bekerjasama dengan tim Penggerak PKK yang ada di 16 kecamatan di Kota Semarang.

Menurut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, sadar hukum dapat dimulai dari keluarga, karena keluarga merupakan benteng pertama untuk menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum sebeleum seseorang terjun ke masyarakat. Jika tidak dikuatkan dari peran keluarga, bisa saja seseorang terpengaruh hal-hal negatif dari luar.

’’Tidak hanya itu saja dibutuhkan  pula dukungan yang sistematis dan kerjasama dengan melibatkan seluruh pihak melalui pemerintah, penegak hukum dan tokoh masyarakat,’’ terangnya.

Pihaknya juga mengingatkan adanya kecanggihan teknologi yang kerap disalahgunakan untuk keperluan yang tidak semestinya. Misalnya penipunan melalui ponsel handphone. ’’Hal ini merupakan salah satu bentuk warga yang tidak paham dengan aturan hukum,’’ katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi adanya lomba Kadarkum seperti ini karena akan memberikan banyak hal positif. Di antaranya mampu memacu kualitas tingkat pengetahuan dan pemahaman serta kesadaran hukum masyarakat.

‘’Selain itu mampu mewujudkan masyarakat Kota Semarang yang cerdas hukum,’’ tandasnya. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here