Hutan Penggaron Direncankan masuk Jateng Park
Hutan Penggaron Direncankan masuk Jateng Park

Semarang, Jowonews.com – Untuk merealisasaikan rencana pembangunan wahana wisata Penggaron (WWP) atau sering disebut Jateng Park, pihak Perhutani telah menyediakan lahan seluas 500 hektare yang bisa digunakan untuk dipekerjasamakan. Lahan seluas tersebut saat ini masih berstatus sebagai wahana wisata yang terletak di desa Susukan, Kecamatan Ungaran, Kabuaten Semarang.

Demikian diungkapkan Direktur Usaha Non Kayu Perum Perhutani Muhammad Subagyo dalam focus group discussion (FGD) di gedung pertemuan Perhutani Unit I Semarang, Kamis (13/11) di Semarang. FGD diadakan oleh Kelompok Diskudi Wartawan (KDW) bekerjasama dengan Pemprov Jateng.

“Perhutani memiliki lahan seluas 500 hektare lebih di hutan Penggaron Kabupaten Semarang. Dari luas lahan tersebut, 271 hektare diantaranya berupa wahana wisata. Jika lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan destinasi wisata baru (Jateng Park), harus ada kerjasama antara Investor, Perhutani dan Pemprov jateng agar proses perizinan bisa cepat selesai,” tutur Muhammad Subagyo.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam FGD mengatakan, Jateng membutuhkan destinasi wisata baru untuk daya tarik wisatawan asing yang akan datang ke Jateng. Hal ini terkait dengan pengembangan infrastruktur di Jateng seperti pembangunan Bandara Ahmad Yani Semarang dan pelabuhan Tanjung Emas Semarang, serta akan rampungnya pembangunan jalan tol Semarang-Solo.

Dengan pembangunan infrastruktur tersebut, diyakini Jateng bakal menjadi provinsi yang memiliki daya tarik tinggi di bidang investasi. Jika Bandara Ahmad Yani dan pelabuhan Tanjung Emas  selesai dikembangkan tahun depan (2015), diyakini akan banyak investor yang masuk ke Jateng.

“Dengan demikian kita butuh pengembangan disektor pariwisata yang akan menjadi daya tarik bagi para investor asing dan para wisatawan yang akan datang ke Jateng. Pemprov Jateng akan serius membangun destinasi wisata baru karena sektor ini tidak akan habis meski dieksploitasi secara maksimal,”bebernya.

Dengan demikian sektor pariwisata ke depan bakal menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang menjanjikan.

Bahkan jika memang ada investor yang berniat untuk membangun Jateng Park di lokasi hutan penggaron, Gubernur menjanjikan akan membuka sudetan jalan tol Semarang-Solo yang bisa mengakses secara langsung menunuju obyek wisata jateng Park.

Dengan demikian destinasi wisata baru tersebut benar-benar akan menjadi obyek wisata primadona bagi masyarakat Jateng setelah Borobudur.

Gubernur mengakui rencana untuk membangun Jateng Park menghadapi dua kendala utama, yaitu soal kawasan dan investor. Untuk itu, jika memang sudah ada investor yang serius ingin membangun Jateng park di kawasan hutan Penggaron, Gubernur segera akan membantu dalam proses perizinan kawasannya.

Menurut Gubernur, soal perizinan di era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ini akan lebih mudah. Bahkan jika memang diperlukan izin kawasan bisa dikeluarkan dalam satu hari. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here