Ganjar dan Hendi resik-resik kali dan cabut paku di Semarang Indah, Jumat (14/11/2014).
Ganjar dan Hendi resik-resik kali dan cabut paku di Semarang Indah, Jumat (14/11/2014).
Ganjar dan Hendi resik-resik kali dan cabut paku di Semarang Indah, Jumat (14/11/2014).
Ganjar dan Hendi resik-resik kali dan cabut paku di Semarang Indah, Jumat (14/11/2014).

Semarang, Jowonews.com – Peringatan ulang tahun Korpri ke-43 oleh Pemerintah Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah dilakukan berbeda dari biasanya. Kali ini secara bersama-sama melakukan resik-resik kali dan saluran. Kegiatan ini sebagai upaya antisipasi menghadapi musim penghujan.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi resik-resik kali dengan membersihkan lingkungan sungai di Semarang Indah. Diikuti pula oleh jajaran pegawai pemkot, TNI/Polri, pelajar, pramuka, PKK, ormas dan Satpol PP Limas.

Ganjar menilai resik-resik kali sebagai wujud spirit kegotongroyongan. Spirit ini harus terus dibangun. Supaya sungai-sungai yang ada di Semarang akan semakin resik, bersih dan nyaman sehinga banjir bisa diminimalisir. ‘’Ide yang berbeda dalam peringati ulang tahun. Ini menunjukkan kegotongroyongan, pengabdian, respon dalam menghadapi datangnya musim penghujan,’’ tegas Ganjar Jumat (14/11/2014).

Hujan yang beberapa kali telah turun di Semarang, diharapkan menjadi perhatian dan kesiagaan untuk senantiasa menjaga lingkungan. Menurutnya, memang perlu dilakukan bersama mulai dari yang terkecil, terdekat, yaitu membersihkan lingkungan, saluran dan sungai.

Setiap masyarakat harus memiliki tangung jawab masing-masing terhadap ruas sungai di lingkungannya. ‘’Kalau lukisan punya kurator, sungai juga demikian. Masing-masing bertanggung jawab atas ruas kali yang ada,’’ ungkapnya.

Ganjar juga memberikan apresiasi bagi seluruh warga Semarang, atas partisipasi aktif dalam mensukseskan gerakan cabut paku. Menurutnya, gerakan ini mendapat banyak respon dan pengikut secara nasional.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, resik-resik kali dan kerja bhakti membersihkang lingkungan ini perlu terus dilakukan. Untuk menjaga lingkungan sekitar. Dihimbau tidak hanya dilakukan saat menghadapi musim penghujan. ‘’Tapi perlu terus dilakukan dan menjadi kegiatan rutin sebagai bentuk perilaku hidup bersih sehat,’’ katanya. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here