Semarang, Jowonews.com – Sandy Putrayanda, pemuda berusia 18 tahun warga Gedungbatu, Ngemplak Simongan, Semarang Barat nekat menganiaya hingga tewas KAW (16). Sandy diduga terbakar api cemburu saat melakukan perbuatannya itu.

Saat gelar di Polrestabes Semarang, Rabu (19/11), tersangka mengaku cemburu terhadap warga Jalan Talangsari, Gajahmungkur, Semarang itu karena sering menelepon pacarnya. “Pacar saya dulu pacaran masa dia, tapi sampai sekarang masih sering telepon-teleponan,” kata Sandy.

Pelaku kemudian mengajak korban bertemu untuk menyelesaikan masalah tersebut. Melaku rekan korban, mereka berjanji akan bertemu di Jalan Suratmo, Semarang. Pelaku langsung memukul kepala korban yang saat itu mengenakan helm ketika datang ke lokasi pertemuan dengan mengendarai sepeda motor.

Korban yang jatuh langsung dipukul dibagian dada dengan menggunakan paving blok oleh pelaku. Nyawa korban tidak tertolong ketika berusaha dilarikan ke rumah sakit.

Kapolrestabes Semarang Kombes Djihartono mengatakan pelaku dapat ditangkap sekitar 16 jam setelah kejadian. “Ditangkap waktu minum miras di depan rumahnya,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan hingga tewas. (JN05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here