Semarang, Jowonews.com – Soetiman (59) warga Rendole Indah RT 06/ RW 06, Margorejo, Pati melapor ke Polrestabes Semarang. Pelapor mengaku menjadi korban calo CPNS. Dalam laporannya di SPKT Polrestabes Semarang, Jumat (21/11), Soetiman mengaku tertipu Rp150 juta saat hendak memasukkan anaknya agar menjadi PNS.

Uang tersebut diduga dibawa kabur Budi Satrio, warga Tampomas II Nomor 13 Semarang yang merupakan calo CPNS yang dilaporkan itu. Penipuan itu sendiri bermula dari perkenalan pelapor dengan terlapor pada Januari 2010 lalu. “Budi mengaku bisa memasukkan anak saya menjadi PNS dengan syarat membayar sejumlah uang,” katanya.

Setelah melalui perbincangan panjang, terlapor akhirnya meminta pelicin sebesar Rp200 juta agar keinginan pelapor tersebut dipenuhi. “Budi juga mengaku akan mengembalikan uang yang dibayar jika sampai tidak diterima sebagai PNS,” katanya.

Korban akhirnya menyanggupi akan membayar Rp150 juta dahulu dan akan melunasi setelah anaknya diterima. Korban kemudian menyerahkan uang pembayaran tersebut langsung di rumah terlapor.

Setelah membayar uang, Soetiman berharap anaknya dapat diterima sebagai PNS. Namun, korban harus kecewa karena tidak ada kabar tentang keberhasilan anaknya menjadi PNS. Bahkan, hingga bertahun-tahun tidak ada kabar tentang kelulusan CPNS tersebut.

Pelapor yang sudah berulang kali menanyakan hal itu menilai terlapor terkesan tidak mau bertanggung jawab. Kesal atas perbuatan terlapor, Soetiman memutuskan mengadu ke polisi. (JN05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here