Jowonews.com—Anda adalah seorang gadgeters? Maka perhatikan cara menatap gadget anda, karena ada kaitan antara posisi menatap gadget dengan kesehatan anda. Penelitian baru menemukan, postur tubuh merosot atau menunduk saat melihat gadget akan memberikan tekanan berlebihan pada leher dan memicu nyeri punggung. Ini karena posisi leher membungkuk bisa meningkatkan tekanan  pada tulang belakang.

Postur tubuh yang buruk adalah ketika kepala dimiringkan ke depan dan bahu turun ke depan dalam posisi bulat. Sementara itu postur yang baik didefinisikan sebagai posisi telinga sejajar dengan bahu dan tulang belikat ditarik.

Postur tubuh yang buruk juga terkait dengan berbagai masalah kesehatan, mulai dari nyeri punggung, migrain, gangguan napas, bahkan bisa membuat kita lebih mudah marah dan tersinggung.

Diketahui, membungkukan kepala pada sudut 60 derajat untuk melihat layar ponsel setara dengan meletakkan tekanan 27 kg pada tulang belakang leher, bagian dari tulang belakang di atas bahu. Berat yang dirasakan leher itu lebih berat dari bobot rata-rata anak berusia 7 tahun. Tekanan ekstra di leher juga memicu keausan dini, bahkan putusnya otot sehingga diperlukan pembedahan.

Penelitian mengenai efek bahaya gadget pada tulang belakang itu dipimpin oleh Kenneth Hansraj, dokter operasi tulang belakang di New York. Ia menemukan, tekanan pada leher akan meningkat seiring dengan tingkat kemiringan.

Memiringkan kepala 45 derajat menambahkan tekanan 22kg pada leher.  Sementara, jika leher miring 30 derajat setara dengan 18 kg, dan 15 derajat setera dengan tekanan ekstra 12kg pada tulang belakang . Hilangnya kurva alami dari tulang belakang leher menyebabkan peningkatan tekanan pada leher. Hal ini bisa mempercepat kerusakan otot dan keausan. (JN03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here