SEMARANG, Jowonews.com – Perusda RPH dan BHP (Rumah Pemotongan Hewan dan Budidaya Hewan Potong) milik Pemkot Semarang di Penggaron, Semarang, mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat berupa sejumlah peralatan pelengkap rumah pemotongan hewan senilai Rp 1,1 M.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah Witono mengatakan, bantuan dari APBN tahun 2014 senilai Rp 1,1 M itu berwujud 1 unit booning room ukuran 25 x7x4 meter,  1 unit air blast frezzer 3×2,5×2,6 meter, 5 unit meja daging 1,5x 0,8×0,8 meter, 1unit alat pemotong tulang 1, 1 unit alat vacuum packing , 5 unit ganco /hook daging, serta beberapa set alat jual daging untuk sejumlah pedagang daging di Pasar Johar dan Penggaron.

“Peralatan-peralatan itu kini sudah terpasang dan juga langsung dipergunakan. Sedang a-alat alat untuk berjualan daging untuk sejumlah pedagang daging baru diserahkan kali ini,” kata  Witono disela acara penyerahan bantuan peralatan kepada sejumlah pedagang daging di Pasar Johar dan Karangayu Semarang di kantor RPH Penggaron Semarang, Rabu (3/12).

Hadir juga Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Rusdiana, Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejehteraan Hewan  Jateng Saiful Latief dan Direktur RPH dan BHP Kota Semarang Imam Soedibyo.

Witono mengatakan, pemberian alat-alat tersebut adalah sebagai upaya pemerintah agar kualitas daging yang di potong di RPH ini bisa tetap terjaga dan dan sampai kepada masyarakat dengan tetap asuh (aman sehat, utuh dan halal). Karena alat-alat tersebut adalah alat  agar daging-daging yang ada tidak cepat terkena bakteri atau tidak cepat busuk.

“Misal air blast frezzer 3×2,5×2,6 meter, adalah alat untuk mendinginkan ruangan yang selama ini digunakan untuk proses pemotongan dan pengepakan daging,” tuturnya.

Disisi lain, kata dia, pemerintah terus berusaha meningkatkan sarana, prasarana dan alat RPH yang ada, termasuk yang ada di Jateng. Pada tahun 2013 lalu, pemerintah pusat membangun RPH baru dengan laat-alat yang modern, yaitu di Salatiga, Boyolali, dan Tegal.

Sedangkan, pada tahun 2014 juga merevitalisasi beberapa RPH yang ada, yaitu Kabupaten Semarang, Banyumas dan Brebes. “Jika sarana, prasarana dan alatnyabagus, maka kulitas daging yang beredar di masyarakat juga akan tetap bagus,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Ir Rusdiana mengatakan, adanya bantuan-bantuan tersebut diharapkan kualitas daging hewan yang disembelih di RPH Penggaron bisa bertahan lebih lama. “Daging itu kan cepat busuk. Namun kalau diproses di tempat yang dingin, maka akan kuat lebih lama,” katanya. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here