Ibas saat Kunker di Pacitan
Ibas saat Kunker di Pacitan
Ibas saat Kunker di Pacitan
Ibas saat Kunker di Pacitan

Pacitan, Jowonews.com—Anggota DPR-RI dari Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) siap membantu pengembangan pendidikan dan pariwisata di Pacitan. Hal itu disampaikan pria yang akrab dipanggil Ibas ini setelah dua hari kunjungan ke Pacitan, dan lebih banyak mengunjungi sekolah dan beberapa obyek wisata di Pacitan.

Hari ini, Ahad (7/12/2014), putra bungsu SBY itu mengunjungi Rumah Pintar Astra yang terletak di desa Sekar, Donorojo. Di Rumah Pintar Astra adalah rumah pintar yang di inisiasi oleh Ibu Ani Yudoyono bersama organisasi SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu). Sejak bulan Oktober 2013, Rumah Pintar yang pendanaannya dibantu Astra Internasional ini cukup membantu warga setempat, terutama anak – anak sekolah yang ingin menambah wawasan dan pengetahuan.

Sebelumnya, di hari pertama, Ibas juga mengunjungi Sekolah Alam di Plelen, Pacitan dan PAUD di Desa Ketro, kebonagung. Ibas juga memberikan sejumlah bantuan pengembangan pendidikan untuk sekolah tersebut.

Demi melakukan pengembangan pendidikan, Ibas pun berjanji akan menyelesaikan persoalan kurangnya tenaga pendidik di Pacitan. hal itu disampaikan Ibas saat berbincang dengan pihak Sekolah Alam, kemarin. “Saya akan perjuangan persoalan tersebut dengan pemerintah,” kata Ibas.

Masalah yang dikeluhkan Pemkab Pacitan tersebut, kata Ibas, akan segera diperjuangkan di level pusat. Namun, lanjut Ibas, penambahan tenaga guru diharapkan benar-benar proporsional sesuai kebutuhan. “Jangan sampai dengan penambahan guru nantinya, justru akan menjadikan kinerja mereka tidak produktif, sehingga negara akan lebih terbebani,” jelasnya.

Siap Kembangan Wisata Taman Laut Pantai Tawang

Selain pengembangan pendidikan, Ibas juga berjanji akan membantu pengembangan kawasan wisata di Pacitan, salah satunya adalah potensi pengembangan terumbu karang dan taman laut yang baru – baru ini dikembangkan Pemkab bekerja sama dengan Posdaya Pacitan. Hal itu disampaikan Ibas saat mengunjungi kawasan yang tengah dikembangkan ini.

“Saya melihat, potensi terumbu karang di pantai Tawang ini sangat potensial untuk pengembangan wisata bawah air, ini bisa menjadi komuditas wisata baru di Pacitan, selain dimanfaatkan sebagai objek wisata yang dapat meningkatkan devisa negara, secara fisik karang melindungi pantai dari degradasi dan abrasi,” papar pria alumni International Political Economy, Universitas Teknologi Nanyang, Singapura ini.

Fungsi lainnya, imbuh Ibas, terumbu karang mempunyai fungsi yang sangat penting sebagai sumber berbagai makanan dan bahan baku yang berguna dalam bidang farmasi dan kedokteran. Melihat potensi yang baik, Ibas menyarankan perlu adanya konservasi dan pengelolaan untuk menjaga dan memelihara ekosistem tersebut dan habitat yang berasosiasi disekitarnya agar berada dalam kondisi yang baik.

Pemerintah, kata Ibas, telah mencanangkan seluas 30 juta hektar perairan laut Indonesia sebagai kawasan konservasi laut. “Saya mengharapkan, masyarakat dan pemerintah daerah bisa bersinergis dalam pengelolaan dan pengembangan potensi terumbu karang di pantai ini agar tetap bisa terus terjaga dan lestari,” pungkasnya.

Usai mengunjungi Rumah Pintar Astra, Ibas juga mengunjungi obyek wisata Goa Tabuhan, kemudian menuju ke Pringkuku, dilanjutkan meninjau kawasan wisata Banyu Anget Tirta Husada di Arjosari, dan diakhiri dengan mengunjungi Kelompok Tani di Tegalombo. (JN03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here