Semarang, Jowonews.com  – Istilah lelang jabatan ternyata sekarang ini lagi ngetren. Sampai-sampai Ketua Badan Pengelola (BP) Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Drs H Ali Mufiz MPA mengusulkan supaya untuk menentukan ketua BP MAJT dilakukan secara lelang.

Sehingga semua orang memiliki kesempatan dan peluang yang sama, untuk beramal mengelola MAJT. “Coba nanti ditawarkan bagaimana kalau pengelola MAJT dilelang saja,”katanya, Senin (8/12/2014).

Menurut Ali Mufiz, mengelola MAJT memang banyak dinamikanya. Setiap tahun biaya pengelolaan MAJT itu sangat tinggi sekali. Untuk listrik saja, masih menurut mantan Gubernur Jateng ini, rata-rata 1 bulannya Rp 90 juta. Belum lagi biaya staf/karyawan, yang 1 bulannya sekitar Rp 125 juta.

Gaji karyawan MAJT itu semua masih dibawah UMR. Meski sebenarnya dirinya bisa saja menaikkan tinggi. “Tapi apa jadinya kalau 3 tahun kemudian kita kolep keuangannya,”tuturnya.

Menurut Ali Mufiz, mengelola MAJT itu tidak bisa disamakan dengan mengelola Mall. Kalau Mall bisa dijadwal jam-jam tertentu tutup dan buka. Tapi kalau masjid kan harus buka terus 24 jam. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here