Rukma Setyabudi (Ketua DPRD Jateng). (Foto : Hariansemarang)
Rukma Setyabudi (Ketua DPRD Jateng). (Foto : Hariansemarang)

Semarang, Jowonews.com—Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Rukma Setyabudi minta kepda Gubernur Ganjar Pranowo supaya bermain sesuai aturan. Sehingga kalau mau merubah alokasi anggaran APBD tahun 2015tidak seenaknya sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Rukma menanggapi langkah Gubernur Ganjar Pranowo mengubah alokasi bankeu kepada kab/kota tahun 2015 secara sepihak.Hampir semua bankeu kepada kab/kota dirubah tanpa persetujuan dewan. “Gubernur itu kalau mau main ya sesuai aturan. Tidak begitu (lakukan perubahan sepihak-red) caranya,” tegas Rukma Setyabudi, Senin (8/12/2014).

Dikatakan Rukma, besaran bankeu kepada kabupaten/kota telah diputuskan dalam rapa komisi dan badan anggaran (banggar) bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Bahkan juga sudah dilaporkan dalam rapat paripurna DPRD Jateng.  Salah satunya adalah bankeu untuk kabupaten Demak. Pada saat dibahas di komisi D, banggar dan dilaporkan dalam rapat paripurna tanggal 28 Nopember, jumlahnya adalah Rp 109 M. Namun dalam data yang direlease pemprov dirubah jadi Rp 45,7 M.

Menurut Rukma, apa yang dilakukan gubernur itu tanpa koordinasi dengan DPRD Jateng sama sekali. Padahal, pengalokasian anggaran bankeu sudah melalui proses yang benar. Lewat pembahasan di komisi D, banggar bersama TAPD dan sudah dumintakan persetujuan DPRD melalui paripurna.”Ya kalau sudah dimintakan persetujuan di paripurna seperti itu, harusnya sudah final,”tegasnya.

Rukma menyampaikan bahawa dirinya hari Senin (8/12) belum bisa minta data APBD 2015 ke pemprov Jateng. Sebab, dirinya masih diluar Semarang. “Besok (hari ini-red) saya baru ke Semarang mas. Kalau sudah ada datanya, nanti saya kabari,”pungkasnya. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here