Semarang, Jowonews.com – Rencana pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang dilaksanakan kubu Djan Faridz di Jakarta, diklaim akan dihadiri oleh 90 persen DPW se-Indonesia termasuk Jateng. Namun, secara kelembagaan DPW PPP Jateng melalui Ketua DPW  PPP Jateng Masruhan mengatakan tidak akan hadir.

Namun, secara pribadi pihaknya mempersilakan anggotanya yang berminat mengikuti Mukernas yang dimulai hari ini di Hotel JS Luwansa Jakarta.

Masruhan mengatakan DPW PPP bersama seluruh kyai di Jateng sudah merencanakan acara lain. Acara tersebut yakni mengundang Gus Romi alias Muhammad Romahurmuziy yang merupakan kubu lain dalam internal PPP. Undangan tersebut dilaksanakan guna pemaparan kejelasan status hukum dan kelegalan kubu Romi dalam melangsungkan organisasi kedepan.

“Besok (hari ini) juga bersamaan dengan Mukernas, siapa yang mau datang silakan. Yang di Jakarta itu tidak undang kabar-kabar, hanya pengrus tingkat wilayah aja. Karena itu mungkin dua-tiga orang aja yang berangkat. Yang berangkat saya belum tahu, karena itu pribadi, kelembagaan tidak ngirim,” terang Ketua Komisi A DPRD Jateng, Selasa (9/12/2014).

Meski secara kelembagaan PPP Jateng tak mengirimkan orang secara khsusu ke Mukernas Djan Fariz, namun pihaknya tak mengartikan sebagai salah satu sikap menolak kubu Djan Fariz. Masruhan berpendapat, sikap PPP selama ini masih menjaga wilayah yang sama dengan kedua kelompok tersebut.

Meski menjaga wilayah dengan kedua kubu, kata Masruhan, PPP Jateng memilih pihak DPP yang diakui oleh pemerintah, dan hal itu merupakan keputusan para kiyai. Para Kyai tersebut pun kini mengakui kepengurusan Romi, sambil menunggu proses hukum gugatan dari Djan Fariz atas klaim kepemimpinannya yang sah di PPP.

“Kalau ternyata nanti proses hukum itu nantinya Djan Fariz kalah, pada akhirya itu membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diakui. Namun kalau Djan Faridz menang, maka Romi tersingkur, dan yang diakui Djan Faridz. Kami pilih yang resmi,” tutup Masruhan.

Sementara, mantan Wakil Ketua DPW PPP Jateng Istajib mengatakan, PPP Jateng akan menghadiri Mukernas lantaran PPP Jateng sudha didasarkan pada nahdiyat ulama, dan setia pada keputusan Muktamar Jakarta. Namun istajib tak bisa memastikan siapa perwakilan dari Jateng yang akan menghadiri Mukernas lantaran hal tersebut menjadi wewenang dari DPW.

“Saya sekarang sudah menjadi pengurus di DPP sebagai sala satu Ketua. Namun ketua yang membidangi apa saya belum tahu lantaran SK yang akan diberikan besok malam (malam ini-red). Kemarin sih yang mau datang katanya Pak Masruhan dengan Pak Sekretaris (Suryanto-red). Namun, siapa pun yang datang yang penting ada keterwakilan resmi dari DPW Jateng. Namun yang pasti datang katanya Pak Sekretaris, Pak Masruhan masih mengatur waktu,” ungkap mantan anggota Komisi B DPRD Jateng itu.

Rencana kehadiran Ketua Majlis Sayariah Maimun Zubair alis Mbah Mun belum bisa dipastiokan, lantaran pernyataan kesanggupan tersebut sudah beberapa hari lalu. Informasi itu didapatkan dari hasil kunjungan Djan Faridz saat menemui Mbah Maimun di kediamannya. “Mudah-mudahan Mbah Maimun sehat, kita doakan beliau sudah rawuh (datang),” tutup Istajib. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here