Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo

SEMARANG, Jowonews.com – Tahun kedua pemerintahan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ternyata semakin banyak janji yang tidak bisa terealisasi. Salah satunya adalah kartu petani yang dulu digunakan alat kampanye.

Kartu tani itu ternyata akan diganti menjadi kartu kelompok tani. Hal itu diungkapkan Ganjar saat menyampaikan penjelasan atas pendapat badan anggaran dan fraksi-fraksi DPRD Jateng terhadap penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2015.

“Kartu tani akan dibuat sebanyak 38.334 sesuai data jumlah kelompok tani tahun 2010,”ungkapnya, Jumat (12/12/2014).

Kegiatan akan dilakukan secara bertahap. Pada tahun 2015 dialokasikan sebesar 3p 800 juta. Anggaran itu akan digunakan untuk membuat kartu kelompok tani kurang lebih 40.000 kartu tani, input alokasi pupuk dan validasi kelompok tani.

Mekanisme pengendalian dengan kartu tani berdasarkan jumlah kelompok tani dan usaha kelompok melalui penyediaan sistem informasi ditingkat kab/kota.

“Sistem kontrol sudah tersedia sampai lini dan pengecer. Sekarang sedang disempurnakan sampai kelompok tani,”katanya.(JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here