Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)
Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)
Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)
Gedung Berlian DPRD Jateng. (Foto : Simpanglima.wordpress)

SEMARANG, Jowonews.com – Pemerintah provinsi Jawa Tengah akan mengkaji tata ruang di kawasan rawan bencana, sebagai penanganan jangka panjang atas longsor di Dusun Jemblung, Banjarnegara. Hari ini, Selasa (16/12) DPRD Jateng meninjau langsung ke lokasi.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi mengatakan pengkajian tata ruang sangat mungkin dilakukan, dan perlu dipelajari apakah selama ini memang betul-betul telah ditata. “Apakah tata ruang selama ini sudah dikaji sedemikian dalam, atau hanya ala kadarnya? Kalau memang dibutuhkan (review-red), ya kenapa tidak. Dan kita harus law enforcement, jangan hanya ada aturan tapi di lapangan beda,” jelas Rukma di kantornya, Senin (15/12).

Bersama Wakil Ketua DPRD Jateng, Sukirman, Sekretaris Dewan (Setwan), Bagian Umum DPRD Jateng, dan beberapa SKPD terkait, hari ini Rukma meninjau langsung ke lokasi bencana di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, sekaligus memberi bantuan.

Antara lain berupa 5 ton beras, mie instan satu truk penuh, 600 selimut, dan beberapa kebutuhan lain. Pihaknya bersama dinas terkait juga akan melihat secara persis, bagaimana penanganan titik-titik rawan bencana ini ke depan.

“Kita bisa mapping, dengan kontur tanah seperti itu, masing-masing dicarikan solusi. Kita antisipasi terkait bagaimana seharusnya penanaman pohon, daerah aliran sungainya, penghijauannya, jika perlu dibuat embung. Ini semua perlu kita rencanakan lagi sejak awal,” jelas politikus PDI-Perjuangan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, mereview tata ruang akan menjadi konsep jangka panjang penanganan.  Pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan Universitas Gadjahmada, UPN, serta Universitas Diponegoro, untuk memetakan daerah rawan bencana. “Kita perlu mereview tata ruang. Ini konsep jangka panjang,” kata Ganjar.(JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here