DPR berikan bantuan untuk korban longsor Banjarnegara. (Foto : JN03)
DPR berikan bantuan untuk korban longsor Banjarnegara. (Foto : JN03)
DPR berikan bantuan untuk korban longsor Banjarnegara. (Foto : JN03)
DPR berikan bantuan untuk korban longsor Banjarnegara. (Foto : JN03)

Semarang, Jowonews.com – Ketua DPR RI, Setya Novanto minta kepada Gubernur agar sesegera mungkin melakukan perbaikan infrastruktur di sekitar lokasi bencana. Hal itu disampaikan politisi Golkar tersebut setelah memberikan bantuan dana kepada korban longsor di Jemblung, Sampang, Karangkobar, Banjarnegara.

“DPR RI sangat prihatin atas terjadinya bencana tanah longsor yang memakan korban jiwa hingga puluhan orang tersebut,” tutur Setya Novanto.

Ia minta kepada Gubernur agar segera menyiapkan lahan untuk melakukan relokasi terhadap masyarakat di sekitar bencana tanah longsor. Setidaknya menurut Setya Novanto, di Banjarnegara terdapat 36 titik rawan longsor dan bencana alam lainnya.

Setya Novanto juga mengapresiasi terhadap gerak cepat pemerintah dalam melakukan evakuasi korban.

Untuk meringankan beban masyarakat Banjarnegara yang menjadi korban bencana tanah longsor, DPR RI untuk sementara memberikan bantuan Rp 350 juta hasil dari iuran para anggota DPR RI. Bantuan diberikan melalui Ketua DPR RI Setya Novanto dan diterima langsung oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, di ruang kerjanya Rabu (16/12).

Bantuan dari anggota DPR RI diberikan berupa natural senilai Rp 100 juta dan uang tunai sebesar Rp 250 juta. Diharapkan masih akan ada bantuan untuk tahap kedua yang akan dikoordinir oleh pihak kesekretariatan DPR RI.

Setelah menyerahkan bantuan, rombongan DPR RI akan langsung menuju Banjarnegara untuk melihat lokasi bencana tanah longsor.

Gubernur Ganjar Pranowo saat menerima rombongan DPR RI mengatakan, jalan untuk akses ke lokasi bencana tanah longsor di Banjarnegara mulai terbuka. Ditargetkan 500 meter jalan menuju titik longsor sudah bisa disiapkan untuk lebih mempermudah proses evakuasi. Untuk itu pemerintah menyediakan 12 alat berat.

“Sekarang ini lumpur masih setinggi sekitar 1 meter. Alhamdulillah sekarang cuaca di lokasi bencana cukup bagus, sehingga proses untuk mencari korban tanah longsor tidak terhambat oleh hujan. Namun sekarang ini jumlah pengungsi terus bertambah, sehingga kami harus menyediakan tambahan stok konsumsi yang cukup,” tutur Gubernur.

Meski demikian Gubernur mengakui untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di lokasi bencana cukup sulit. Untuk mendapatkan BBM terlebih dulu harus menuju daerah perkotaan yang jaraknya cukup jauh.

Meski demikian Gubernur menegaskan tidak boleh sampai terjadi kekurangan BBM. Sedangkan untuk tenaga medis telah disiapkan 22 dokter yang standbay di lokasi bencana. Proses evakuasi masih akan dilakukan hingga 21 Desember mendatang.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan, DPR RI akan menyetujui permohonan anggaran Gubernbur Jateng untuk penanganan pasca bencana tanah longsor Banjarnegara.

Alokasi untuk anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBNP) akan diajukan pada 7 Januari 2015. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here