Galang Dana Banjarnegara
Galang Dana Banjarnegara
Galang Dana Banjarnegara
Galang Dana Banjarnegara

SEMARANG, Jowonews.com – Pemkot Semarang secara spontanitas mengumpulkan dana bantuan bencana alam tanah longsor yang terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara. Dalam penggalangan dana yang berlangsung hanya sekitar 10 menit tersebut berhasil terkumpul Rp129,8 juta.

Pengumpulan dana dilakukan saat apel pagi terpusat karyawan Pemkot Semarang, Camat, dan Lurah serta relawan yang terdiri dari Satpol PP, BPBD dan Tenaga Media, di halaman balai kota pada Selasa (16/12).

Disamping bantuan, Pemkot Semarang juga mengirimkan relawan yang terdiri dari Satpol PP sebanyak 90 orang secara bertahap 3 kali, BPBD 15 orang, dan Tenaga Medis 9 orang. Menurut rencana rombongan ini dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kota Semarang Iwan Budi Setiawan menuju ke lokasi bencana menggunakan beberapa kendaraan truk dengan membawa bantuan logistik.

‘’Mereka akan bertugas selama 3 hari. Dan akan dilihat situasinya lagi, bilamana masih membutuhkan akan diperpanjang lagi waktunya. Dengan diganti personilnya,’’ ujar Adi Trihananto, Sekretaris Daerah Kota Semarangusai apel terpusat.

Dia menyatakan, moment ini merupakan salah satu bentuk rasa kemanusiaan Pemkot terhadap sesama yang sedang mengalami musibah. Diharapkan dari dana yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban korban bencana. ‘’Moment ini hanya sekali saja, mari kita bantu saudara-saudara kita dengan ikhlas yang ada di sana,’’ katanya saat mengajak karyawan pemkot memberikan sumbangannya.

Kepada relawan yang akan bertugas, Adi juga berharap agar melakukan visi kemanusiaan ini dengan ikhlas dan tidak boleh merepotkan. ‘’Ingat semua harus dilakukan dengan mandiri,’’ tandasnya.

Dia juga meminta untuk menjaga kesehatan dan menjaga nama baik Kota Semarang. Jumlah uan yang terkumpul, kemudian diserahkan secara simbolis oleh Kepala BKD Kota Semarang Bambang Sukono kepada Kepala BPBD Kota Semarang Iwan Setiawan.

 Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, seiring dengan sering terjadi hujan deras hingga lebat, pemkot juga mengantisipasi potensi tejadi bencana di wilayah sendiri. Pemkot sudah membentuk dan menyiagakan tim siaga bencana di 32 kelurahan. Pihaknya juga sudah menyatakan Kota Semarang dalam siaga bencana. ‘’Sudah kami perintahkan tim siaga bencana di kelurahan-kelurahan tersebut untuk siap siaga di lokasinya masing-masing,’’ katanya.

 Dia telah meminta tim siaga bencana memberikan pemahaman kepada masyarakat potensi terjadinya bencana banjir dan longsor. Dengan ada upaya prefentif ini, diharapkan timbulnya korban apabila terjadi bencana dapat terhindarkan. Dia juga berharap masyarakat semuanya ikut waspada menghadapi musim hujan. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here