Kudus, Jowonews.com – Puluhan awak angkutan pedesaan di Kabupaten Kudus melakukan protes beroperasinya angkutan pelat hitam dengan mencegat angkutan pelat hitam di pertigaan Ngembalrejo, Kudus, Selasa (16/12/2014).

Diketahui, aksi protes yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB itu, akhirnya berhasil mencegat beberapa angkutan pelat hitam dan meminta sopir untuk menghentikan operasinya mengangkut penumpang.   “Aktivitas angkutan pelat hitam tersebut jelas merugikan angkudes yang resmi memiliki jalur trayek,” kata sopir angkutan jurusan Bareng-Terminal Jati di Kudus.

Kepala Dishubkominfo Kudus Didik Sugiharto segera menertibkan angkutan pelat hitam tersebut karena melanggar. “Penertiban akan melibat Satlantas Polres Kudus,” ujarnya.

Jika mereka ingin mengangkut penumpang, kata dia, silakan berganti pelat kuning.

Bahkan, lanjut dia, jumlahnya saat ini semakin bertambah sehingga mengurangi pendapatan angkutan resmi yang selama ini melayani jalur trayek Bareng-Terminal Induk Jati Kudus. “Kami berharap dinas terkait segera menyelesaikannya,” ujarnya.

Berdasarkan pengamatan para sopir angkudes, lanjut dia, penumpang yang diangkut kendaraan pelat hitam memang cukup banyak karena hampir penuh.

Sunaryoto, sopir angkudes lainnya mengakui, kendaraan pelat hitam yang sering beroperasi memang cukup banyak.  “Saya punya catatan 11 kendaraan pelat hitam yang sering beroperasi,” ujarnya.

Sunaryoto pun berharap  Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kudus segera menertibkan kendaraan pelat hitam yang melayani penumpang tersebut karena merugikan angkutan resmi.    Pasalnya, kata dia, banyak penumpang yang beralih menggunakan kendaraan pelat hitam dibanding menggunakan angkutan resmi karena bisa sampai ke daerah tujuan di Pati. (JN04)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here