Kalikuto, Kendal
Kendal, Jowonews.com – Ribuan rumah warga Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari terancam banjir bandang jika tanggul Kali Kuto jebol. Tanggul sungai yang membelah Kabupaten Batang dan Kendal ini kini kondisinya kritis. Tanggul yang sebelumnya memiliki lebar hingga 10 meter, kini hanya tersisa 1-1,5 meter. Tahun lalu, tanggul ini nyaris jebol dan hanya diberi penguat dari bambu dan beronjong kawat.

Menurut tokoh warga setempat H Munawir, tanggul yang masih tersisa kini kondisinya sangat memprihatinkan. Dia meyakini jika hujan deras mengguyur daerah atas, tanggul tidak akan mampu menahan luapan air. Apalagi tanggul yang sudah mulai tergerus lokasinya berada di tikungan sungai. Tahun lalu tanggul tersebut permah ditinjau Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan hanya diperbaiki darurat.

“Mestinya tanggul ini diperbaiki secara permanen agar mampu menahan derasnya air sungai,” ujar Munawir yang juga anggota DPRD Kendal dari FPDIP ini.

Munawir mengaku tanggung jawab perbaikan tanggul tersebut berada di tangan pemprov. Pihaknya sudah sering melaporkan kerusakan tanggul itu ke pemkab namun hingga kini belum ada respons positif. Saat musim hujan tiba, warga sekitar tanggul yang jaraknya hanya dua meter selalu waswas, terutama pada malam hari. Selain mengancam ribuan rumah, jika tanggul jebol yang mengancam puluhan perahu nelayan yang ditambatkan dekat tanggul.

Camat Rowosari Muhamad Fatoni mengaku akan memperjuangkan perbaikan tanggul di sepanjang Kali Kuto. Pihaknya mencatat ada puluhan titik tanggul yang rawan jebol pada musim hujan tahun ini. (JN09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here