MAJT (Foto : MAJT)
MAJT (Foto : MAJT)
Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah

Semarang, Jowonews.com – Masjid menjadi pelopor bantuan ke Banjarnegara terus berlanjut. Sejak dimulai Senin (15/12) hingga Kamis malam (18/12), terkumpul Rp 158.300.000.Tiga masjid ternama di Semarang yang menjadi ujung tombak penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana tanah longsor di Karangkobar, Banjarnegara adalah Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Masjid Raya Baiturahman dan Masjid Besar Kauman.

“Kita sepakat terus melanjutkan penggalangan dana ini, mengingat misi untuk membantu 1.868 korban yang tersebar di 21 titik pengungsian bencana, membutuhkan waktu panjang, mulai tanggap darurat hingga proses rehabilitasi nanti,” kata Kordinator Ali Mufiz, di sela rakor persiapan penyaluran bantuan, di Hotel Pandanaran Semarang, Kamis (18/12) malam.

Hadir dalam rakor selain Mantan Gubernur Jateng Drs H Ali Mufiz MPA, selaku Ketua Badan Pengelola MAJT, Ketua Yayasan Takmir Majid Baiturrahman H Imam Syafi’i dan Ketua Takmir Masjid Besar kauman, Semarang, Ir KH Khammad Maksum Alhafidz dan Ketua MUI Jawa Tengah Dr KH Achmad Darodji.

Dana terkumpul berasal dari donatur tiga masjid masing-masing Rp 25 juta, Perhimpunan Pengusaha Tionghoa Jateng Rp 25 juta, PT Sango Ceramic Indonesia Rp 25 juta, Lembaga Pendidikan Al Azhar Rp 10 juta, BPR Setya Abadi Rp 5 juta, ditambah sejumlah takmir masjid dan sejumlah donatur di Semarang.

Rencananya, kata Mantan Gubernur Jateng ini, penyaluran bantuan berupa material yang dibutuhkan seperti pakaian, makanan bergizi, uang tunai kepada para korban juga bantuan dana untuk misi dakwah di semua titik pengungsian.

“Untuk teknis pemberangkatan dan penyaluran, kita akan bekerjasama dengan Kodam IV/Diponegoro,” kata Ali Mufiz.

Sedangkan untuk penggalangan dana berikutnya selama tiga bulan ke depan akan diintensifkan melalui informasi salat Jumat serta spanduk di sejumlah titik, disertai nomor rekening bank.

“Saya yakin, kalau Pak Ali Mufiz yang menjadi kordinator, sumbangan akan terkumpul banyak, mengingat reputasi sebagai mantan Gubernur, akademisi juga agamawan. Terbukti baru dioptimalkan tiga hari sudah terkumpul banyak,” kata Imam Syafi’I. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here