Musibah Longsor di Banjarnegara. (Foto : JN03)
Musibah Longsor di Banjarnegara. (Foto : JN03)

SEMARANG, Jowonews.com – Relokasi warga Dusun Jemblung dan Pencil, Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara yang menjadi korban tanag longsor sekarang ini sedang diusahakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara. Proposal usulan bantuan yang akan diusulkan ke pemprov Jateng dan BNPB sedang disusun.

Hal itu disampaikan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. Menurutnya, sebelumnya Dusun Jemblung ada 43 KK yang harus direlokasi, ternyata dipastikan hanya ada 22 KK yang harus direlokasi Karena yang 21 KK meninggal semua sekeluarga sehingga tidak ada yang harus direlokasi.

“Relokasi warga Dsn. Jemblung 22 KK dan Dsn. Pencil 36 KK)sedang dikondisikan oleh pihak Pemda Kab. Banjarnegara dan saat ini proposal usulan bantuan yang akan diajukan ke pemerintah provinsi dan BNPB sedang disusun,”ungkapnya, Sabtu (20/11)

Lokasi relokasi sesuai rekomendasi  Badan Geologi yaitu Ds. Karangtengah dan Ds. Ambal.

Disampaikan Sutopo, operasi penanganan darurat yang terdiri dari pencarian dan evakuasi jenasah, pelayanan pengungsi, dan persiapan relokasi warga yang berlangsung sejak Tgl 13 Des 2014 telah berjalan dgn baik.

Pencarian jenasah korban hingga Sabtu (20/12) Pkl.12.00 WIB  nihil. Total jenasah yg berhasil ditemukan 93 jenazah dan sesuai hasil Rapat Evaluasi tadi malam pencarian jenasah akan dihentikan pada Ahad (21/12/2014) besok.

“Pengorganisasian Posko dan koordinasi tim operasi telah dilaksanakan dengan baik. Sistem pelaporan, rapat evaluasi harian, dan konferensi pers dilakukan secara rutin,”paparnya.

Pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi pada titik-titik pengungsian di 3 Kec yang ada terus dilakukan. “Besarnya bantuan dari masyarakat dan pihak swasta menyebabkan kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi dengan baik dan persediaan logistik yg ada  sangat berlebih.

Sementara status tanggap darurat direncanakan akan diperpanjang selama 14 hari terhitung Tgl 22 Desember mendatang. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here