Bendungan ini biasanya memasok kebutuhan air di Kecamatan Weleri, Rowosari, hingga Kangkung
Bendungan ini biasanya memasok kebutuhan air di Kecamatan Weleri, Rowosari, hingga Kangkung
Bendungan ini biasanya memasok kebutuhan air di Kecamatan Weleri, Rowosari, hingga Kangkung
Bendungan ini biasanya memasok kebutuhan air di Kecamatan Weleri, Rowosari, hingga Kangkung

Kendal, Jowonews.com – Para petani di beberapa daerah di Kendal mengalami kesulitan air pada musim tanam pada musim hujan ini. Meski musim hujan sudah dimulai, beberapa petani di Kecamatan Weleri, Rowosari, Gemuh, Cepiring, dan Kangkung belum bisa mengolah sawah untuk ditanami padi.

Padahal para petani di kecamatan lain sudah mulai menanam padi. Salah satu penyebabnya, sedimentasi di kawasan bendungan sangat tinggi sehingga debit air berkurang. Salah satu bendungan yang debit airnya berkurang adalah bendungan Timbang di Weleri. Bendungan ini biasanya memasok kebutuhan air di Kecamatan Weleri, Rowosari, hingga Kangkung.

Kades Randusari, Rowosari, Munawir mengaku petani yang ada di wilayahnya belum bisa mengolah sawah karena kondisi tanah masih kering. Biasanya petani sudah bisa memulai menanam padi pada awal Desember. Namun hingga akhir bulan ini pasokan air ke sawah belum tiba. Dia menduga salah satu penyebabnya sedimentasi bendungan Timbang cukup tinggi.

“Jika bendungan itu difungsikan saya yakin pasokan air akan lancar apalagi pada musim hujan ini,” ujar Munawir, Sabtu (20/12/2014).

Selain bendungan Timbang pasokan air biasanya datang dari bendungan Kedungasem, Gringsing, Batang. Tapi saat ini saluran irigasi di jalur tersebut sedang diperbaiki sehingga pasokan air belum normal.

Ketua FPKB DPRD Kendal M Zaenudin mengaku sudah menerima keluhan dari petani yang mengalami kesulitan air pada musim hujan. Pihaknya minta pemkab segera memperbaiki bendungan Timbang agar pasokan air bisa sampai ke sawah petani. Selain itu ke depan perbaikan saluran irigasi diharapkan bisa dikerjakan sebelum petani manggarap lahan. (JN09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here