KPK Award diterima Walikota Semarang Hendar Prihadi. (Foto : JN06)
KPK Award diterima Walikota Semarang Hendar Prihadi. (Foto : JN06)

SEMARANG, Jowonews.com – Pemkot Semarang memberi peringatan kontraktor pembangunan proyek di tahun 2014. Mereka diminta menyelesaikan pekerjaan sesuai target waktu, karena tak ada toleransi tambahan waktu. Jika terlambat maka sanksi blacklist pasti akan dijatuhkan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, seluruh pekerjaan pembangunan harus bisa selesai paling lambat 30 Desember 2014. Hal itu disampaikannya ketika melaksanakan tinjauan pembangunan di beberapa pekerjaan. Seperti GOR Tri Lomba Juang, Taman Pandanaran, Pasar Bulu dan Polder Muktiharjo, kemarin.

Menurutnya, secara umum beberapa proyek berjalan sesuai target waktu. Hanya ada beberapa yang mengalami keterlambatan, seperti pembangunan Polder Muktiharjo dan pembangunan gedung pelayanan penyakit paru-paru dan jantung di RSUD Kota Semarang. Hanya saja, Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi masih memberi kesempatan kepada kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan di sisa waktu yang ada.

Menurut Hendi, komitmen kontraktor pembangunan Polder Muktiharjo sangat tinggi. Mereka siap menyelesaikannya hingga deadline 30 Desember. Pihaknya sudah memberikan suport dengan meminta kontraktor menambah tenaga kerja dan peralatan.

‘’Yang jelas tidak ada toleransi waktu. Hingga saat ini memang ada satu pekerjaan yang sudah jelas tak selesai, yaitu pembangunan gedung pelayanan penyakit paru-paru dan jantung di RSUD Kota Semarang. Kami sudah siapkan sanksi terhadap kontraktor,’’ tegasnya.

Sementara Tri Budi Purwanto, komisaris PT Harmony International Technologi yang mengerjakan pembangunan Polder Muktiharjo mengaku optimistis proyeknya bisa selesai sesuai target. Untuk mengejar keterlambatan, pihaknya akan menambah tenaga kerja dan jam kerja. Alat yang bisa mempercepat pekerjaan pun didatangkan.‘’Kami optimistis selesai. Jika ada kendala, tak akan mengganggu proses pekerjaan yang kami laksanakan,’’tegasnya.

Keyakinan bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai target juga disampaikan Projek Manajer PT Sinar Cerah Sampurna, Bagya Prasetya yang menangani pembangunan GOR Tri Lomba Juang. Menurutnya, kendala yang ada seperti tiang listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mengganggu pekerjaan sudah bisa diatasi. Setelah dibongkar PLN, pihaknya siap menyelesaikan kekurangan pekerjaan. ‘’Saat ini tinggal finishing. Kami optimistis bisa selesai 29 Desember,’’ tegasnya. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here