Walikota Semarang Hendar Prihadi memberikan Gerobak Gilo - Gilo. (Foto : Dok.Jowonews)
Walikota Semarang Hendar Prihadi memberikan Gerobak Gilo - Gilo. (Foto : Dok.Jowonews)

SEMARANG, Jowonews.com – Papan reklame di depan Taman Pandanaran diminta dipindah, karena dianggap menutupi sehingga merusak keindahan taman. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, meminta baliho itu dipindah setelah pembangunan taman selesai.

‘’Pembangunannya ditarget selesai 29 Desember. Kami minta setelah selesai pembangunan (Taman Pandanaran), balihonya dipindah. Eman-eman dibangun tapi tertutup baliho,’’ kata wali kota yang akrab disapa Hendi, Jumat  (26/12).

Hal senada juga disampaikan Kadarlusman, Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang. Karena posisi Taman Pandanaran tertutup reklame, dewan meminta agar reklame tersebut dipindah ke lokasi lain, terlebih taman ini nantinya menjadi ikon Kota Semarang.

Akses pandangan menuju taman yang berlokasi di eks-SPBU Pandanaran harus tidak terhalang. Apalagi benda yang menutup pandangan ruang publik tersebut bersifat komersil seperti reklame. Apalagi taman yang dibangun dengan anggaran Rp1, 8 miliar tersebut juga berkonsep taman aktif.

‘’Itu harus digeser ke titik lain sehingga tidak menghalangi orang yang melihat taman. Percuma kalau dibangun tapi tidak bisa dinikmati keindahaannya,’’ kata Pilus, sapaan akrab Kadarlusman.

Apalagi saat ini, banyak taman yang terbangun tapi kemudian dipenuhi papan reklame dan videotron. ‘’Di Taman Randusari malah dirancang untuk dibangun videotron. Jika memang diperuntukkan untuk publik, jangan sampai masyarakat terganggu dengan keberadaan reklame komersil,’’ tegasnya.(JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here